Polemik dengan KPAI, Djarum: PB Djarum adalah Klub Bulutangkis


  •    Gerry Putra
  •    10/09/19 - 12:20
  •    248

Kevin Marcus, pebulutangkis andalan PB Djarum saat berlaga di Blibli Indonesia Open 2019. (Gerry Putra/Bolalob).


Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum merupakan nama klub. Hal itu ditegaskan oleh Corporate Communications Manaher PT Djarum Budi Darmawan.

Nama Djarum sedang diperbincangkan karena dianggap mengeksploitasi anak-anak saat audisi pebulutangkis muda yang setiap tahun diadakan PB Djarum. Padahal, Djarum kerap melahirkan pebulutangkis andal seperti Alan Budikusuma, Fung Permadi, Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad, Lilyana Natsir, sampai Kevin Sanjaya.

Meski demikian, PB Djarum tetap akan membina para pebulutangkis yang berasa dari klubnya. "Namun kami tidak ada kesempatan lagi mencari mutiara terpendam," kata Budi dari Kontan.co.id, Senin (9/9/2019).




Pada audisi umum terakhir, Djarum Beasiswa Bulutangkis yang digelar November 2019, tidak ada lagi logo PB Djarum.

Budi menyayangkan tindakan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) yang mengaitkan nama klubnya dengan Peraturan Pemerintah (PP) No.109 tahun 2012 Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Kabarnya akan ada audiensi lagi dengan Kemenpira, KPAI, dengan Djarum untuk membicarakan hal ini. Namun Budi akan menolak jika nama PB Djarum harus diganti.

Selain itu Djarum juga memiliki program beasiswa bulutangkis. Lalu terakhir, Djarum juga menolak mempromosikan produk tembakau karena kembali ke poin bahwa PB Djarum merupakan nama klub bulutangkis.








Berita Terkait


1540103363280

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?