POPNAS 2019 Digelar di DKI Jakarta, 10 Cabor Dipertandingkan


  •    Gerry Putra
  •    11/09/19 - 16:17
  •    512

Gerry Putra/Bolalob

Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2019 akan digelar di DKI Jakarta pada November tahun ini. Sebanyak 10 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan.

Sebelumnya, POPNAS tahun ini diselenggarakan di Papua. Namun karena infrastruktur yang belum selesai, gelaran tahun ini dipindah ke ibukota.

Sebanyak 10 cabor akan dipertandingan. Hal tersebut diungkapkan Sesmenpora Gato S Dewa Broti saat acara Diskusi PWI Jaya yang digelar SIWO PWI Jaya, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).




Nantinya 10 cabor tersebut adalah atletik, renang, bulutangkis, basket, voli, silat, tenis lapangan, tenis meja, dan sepak takraw. satu cabang bisa diperebutkan taekwondo, dayung, dan sepak bola. Khusus sepak bola, ada alternatif tidak dipertaningkan karena adanya turnamen PPLP yang digelar Oktober.

"Sebelum POPNAS ada turnamen sepak bola antar PPLP. Persetanya sama dengan POPNAS. Sehingga jika sepak bola tidak ada, maka bisa digantikan dayung atau taekwondo. Sesuai arahan pak menteri (Menpora)," kata Gatot.

Tak lupa, Sesmenpora juga beterima kasih dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta yang bersedian menggantikan Papua. Pemprov DKI Jakarta dinyatakan siap secara infrastruktur.

"Papua kemudian lempar handuk putih, mereka kesulitan keuangan dan hanya fokus persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 saja. Terima kasih untuk Pemprov DKI Jakarta yang bergerak cepat dan bersedia menyelamatkan POPNAS 2019,"

"Pada POPNAS nanti anggaran memang dari Kemenpora untuk menggelar 10 Cabor biayanya sekitar 36,8 milyar rupiah. DKI Jakarta membantu penyediaan venue pertandingan yang tidak dikenakan biaya untuk digunakan pada POPNAS 2019.” lanjutnya.

Sekretaris Dispora DKI Jakarta, Asep Saepudin yang juga menjadi pembicara dalam diskusi tersebut mendukung kebijakan pemerintah pusat.

"Gubernur kita sudah menyatakan dukungan. Kita bantu tidak hanya tempat atau venue pertandingan saja, namun termasuk isinya. Apa yang jadi keputusan pusat dan Gubernur DKI kita ikut dukung.” tutur Asep.







Berita Terkait


1568620802363

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?