Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Memakan Korban Dua Pelatih, McMenemy Menyusul?


  •    Robert
  •    13/09/19 - 21:00
  •    81795

AFC

Babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia baru saja memainkan dua pertandingan. Namun sudah memakan dua korban, setelah dua pelatih harus lengser dari jabatannya karena tim mereka meraih hasil negatif.

Salah satu nama pelatih mentereng, Hector Cuper dilaporkan dipecat oleh Federasi Sepakbola Uzbekistan.

Uzbekistan menelan kekalahan secara mengejutkan dari Palestina dengan skor 2-0. Dalam pertandingan yang digelar di Faisal Al Husseini International Stadium pada 5 September lalu.




Lalu di laga uji coba melawan Mesir mereka hanya bisa bermain imbang 0-0. Uzbekistan berada di Grup D bersama dengan Arab Saudi, Yaman, Palestina dan Singapura.

Pelatih berusia 63 tahun itu telah mengambil alih tim nasional Uzbekistan pada Agustus 2018 dan membawa negara itu ke Babak 16 besar Piala Asia AFC 2019 awal tahun ini di mana mereka kalah di babak adu penalti dari Australia.

Dalam tugas sebelumnya, mantan bek internasional Argentina ini juga sukses membawa Mesir ke penampilan pertama mereka di Piala Dunia FIFA sejak 1990, namun ia dilengserkan dari jabatannya setelah tiga kekalahan di babak grup di Rusia musim panas lalu. halaman 2 dari 2
Nama lain yang juga menjadi korban pemecatan adalah Romeo Jozak, pelatih Kuwait.

Kuwait sukses meraih kemenangan besar 7-0 atas Nepal di laga pertama, namun mereka kalah 0-3 dari Australia di pertandingan kedua Grup B.

“Komite Teknis Asosiasi Sepak Bola Kuwait telah merekomendasikan kepada Dewan Direksi federasi untuk memecat pelatih tim nasional Kuwait senior. Romeo Jozak dan asistennya dari Kroasia yang diberhentikan setelah pertemuan Rabu malam, ”kata Kuwait FA.

Kuwait berada di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022 bersama dengan Australia, Yordania, Nepal, dan Cina Taipei. Mereka dijadwalkan menghadapi Jordan dalam pertandingan kualifikasi ketiga mereka di Stadion Internasional Amman pada 10 Oktober.

Jozak yang berusia 46 tahun telah mengambil alih tim nasional Kuwait pada Juli 2018 setelah bertugas sebagai manajer klub raksasa Polandia Ekstraklasa, Legia Warsawa.

Satu nama yang menjadi sorotan adalah Simon McMenemy, usai gagal membawa Timnas Indonesia meraih poin di dua laga awal Grup G.

Indonesia takluk 2-3 dari Malaysia dan 0-3 dari Thailand. Nasib dirinya akan ditentukan pada bulan ini dalam rapat anggota Exco PSSI.







Berita Terkait


1568419202862

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?