Partai Klasik PSIS Semarang vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton


  •    Murtianto
  •    20/09/19 - 13:57
  •    219

bolalob.com

Pihak Keamanan hanya memberi izin partai klasik Liga 1 2019 antara PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya digelar tanpa penonton di Stadion Moch Soebroto, Kota Malang, Jumat (20/9). Suporter kedua klub diimbau untuk mengelar nobar karena partai itu disiarkan langsung Indosiar mulai pukul 15:30 WIB.

Banyak pertimbangan yang membuat keputusan itu keluar dari pihak keamanan. Pertama, kapasitas stadion yang hanya 20.000 penonton, diperkirakan akan membludak untuk laga big match ini.

Kedua, dengan banyaknya penonton diperlukan jumlah personel keamanan yang besar dan potensi bentrok kedua fans sangat tinggi.




Ketiga, agar pertandingan ini berjalan ancar, maka diputuskan untuk digelar tanpa penonton. Fans kedua klub bisa menyaksikan langsung melalui layar kaca, atau membuat sendiri nobar masing-masing fans.

Khusus untuk pertandingan ini, pihak keamanan setempat tidak mengeluarkan rekomendasi kedua kelompok suporter hadir di stadion. Baik Semarang Fans maupun Bonek dilarang untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

Hal tersebut berkaitan dengan izin keramaian yang tidak turun dari pihak kepolisian Magelang. Asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro menyayangkan duel klasik ini tanpa kehadiran suporter kedua tim.

"Semua mendapat kerugian yang sama. Tidak hanya Persebaya, tetapi PSIS juga dirugikan karena tidak ada pendapatan," ujar Bejo seperti dikutip laman Persebaya.

"Sebenarnya, Bonek dan Bonita sudah begitu antusias dengan laga ini. Suporter Persebaya ingin datang ke stadion, tak hanya mendukung langsung, tetapi juga menjalin silahturahim dengan pendukung PSIS," ujar Bejo. halaman 2 dari 2
Panitia pelaksana pertandingan PSIS vs Persebaya memberikan himbauan kepada suporter dari kedua klub. Pertandingan tanpa penonton diambil supaya bisa tetap berjalan sesuai jadwal, yakni 20 September 2019.

Manajemen maupun panpel sudah mengusahakan bagaimana supaya pertandingan tetap berjalan, suporter kedua tim bisa bersilaturahmi. Namun, pihak kepolisian tidak dapat mengizinkan karena alasan keamanan dan infrastruktur stadion tidak mencukupi untuk laga big match.

"Kami memahami kekecewaan suporter kedua klub. Kami sudah mengusahakan berbagai cara untul hal tersebut. Namun, pihak kepolisian tidak memberikan rekomendasi," kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan, Ferdinand Hindiarto. Ia meminta agar fans kedua klub menghormati keputusan dari pihak keamanan.







Berita Terkait


1571144402131

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?