Ini Hasil Pembicaraan Robert Alberts dengan Ezechiel N'Douassel


  •    Robert
  •    21/09/19 - 11:30
  •    4454

indosport

Nada sumbang akan kualitas Ezechiel N'Douassel mulai diteriakan para suporter Persib Bandung atau Bobotoh dalam laga melawan Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang (18/9/2019) lalu.

Eze gagal mengeksekusi pinalti dan membuat Persib hanya bermain imbang 1-1 dengan Semen Padang.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengatakan bahwa striker asal Chad tersebut sedang dalam tekanan besar karena performanya musim ini.

"Ezechiel merasa kekecewa tentunya terhadap dirinya karena dia gagal penalti. Kemudian reaksi dari beberapa orang juga membuat dia bingung. Jadi saya bicara kepadanya untuk memastikan dia tidak terpengaruh dengan apapun yang terjadi di luar lapangan," kata Robert dikutip dari laman Kompas.

"Karena kami semua tahu Ezechiel itu kuat dan bisa melupakan itu. Jika saja dia bisa memanfaatkan penalti itu, dia pasti akan menjadi pahlawan. Tetapi inilah sepak bola, saat dia melepaskan peluang itu maka harus menerima konsekuensinya. Tapi dia adalah pemain profesional," sambung dia.


halaman 2 dari 2
Robert menegaskan dalam sepak bola hal yang wajar jika ada tekanan dari luar dan pemain harus siap menghadapi semua itu.

"Jadi pemain harus paham dengan reaksi dari suporter jika tidak bisa meraih poin penuh. Tapi, seperti saya katakan, suporter juga harus respek dan harus terus selalu mendukung tim maupun individu pemain," ucapnya.

“Saya rasa ini baru pertama terjadi pada Ezechiel, ia gagal penalti di Bandung. Jadi, itu bisa terjadi pada siapapun termasuk Maradona, Messi atau Ronaldo juga pernah gagal penalti dan setelah itu orang-orang tetap mendukungnya. Sama seperti di sini," lanjutnya.

"Saya bicara dengan Ezechiel, saya tekankan ia harus punya mental yang kuat. Ambil contoh dari pemain top di dunia yang tidak terpengaruh dengan kondisi seperti itu, mereka bisa bangkit dan percaya diri untuk mengambil penalti lainnya," ujar pelatih asal Belanda itu.

Dari 15 pertandingan musim ini Eze baru mencetak empat gol saja, tentu berbanding terbalik dengan musim lalu dimana ia mencetak 13 gol dalam jumlah penampilan yang sama.

Musim ini perilaku Eze di atas lapangan juga disorot, total sudah tujuh kartu kuning yang didapatkan penyerang 31 tahun itu.







Berita Terkait


1571374803106

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?