KP Jelaskan Mengapa Ada Bakal Calon Ketua dan Wakil Ketua PSSI yang Bisa Banding dan Tidak


  •    Rizqi Ariandi
  •    10/10/19 - 20:33
  •    348

Rizqi Ariandi/Bolalob

Komite Pemilihan (KP) PSSI merilis daftar nama bakal calon pengurus PSSI yang lolos secara administratif. Total, 21 nama disahkan sebagai calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI.

Tiga bakal Calon Ketua Umum PSSI yang dinyatakan tidak lolos antara lain CEO Nine Sport Inc, Arif Putra Wicaksono, lalu Sarman El Hakim, dan Yesayas Oktavianus.

Namun, Ketua KP Syarif Bastaman menjelaskan bahwa peluang ketiga nama di atas untuk menjadi orang nomor satu di PSSI belum sepenuhnya tertutup.

Mereka masih bisa mengajukan banding ke Komite Banding Pemilihan (KBP). Proses banding akan berlangsung mulai hari ini sampai 16 Oktober mendatang.

"Kami melakukan (proses ini) sungguh-sungguh. Pekerjaan ini tidak mudah. Jumlah berkas yang masuk sekitar 120 awalnya. Cukup banyak," kata Syarif kepada awak media di Kantor PSSI, FX Sudirman, Jakarta, Kamis (10/10/2019).




Sementara itu, untuk Calon Wakil Ketua PSSI, KP meloloskan 13 nama termasuk beberapa muka lama seperti Djamal Aziz, Hinca Pandjaitan, dan Iwan Budianto. Mantan CEO Persijap Jepara, Esti Puji Lestari dan pemilik Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman juga lolos.

Ada yang lolos, ada juga yang dipastikan harus mengubur mimpinya menjadi pimpinan PSSI. Enam nama bakal Calon Wakil Ketua PSSI dipastikan gagal maju, termasuk Gusti Randa.

Sedangkan Doni Setiabudi dan Yesayas Oktavianus masuk ke daftar calon Wakil Ketua Umum yang juga tidak lolos. Namun, tidak seperti enam bakal calon lainnya, mereka bisa mengajukan banding ke Komite Banding Pemilihan (KBP). Soal ini, Syarif punya penjelasannya.

"Jadi, ada beberapa penyebab calon itu tidak lolos (dan tidak bisa banding). Misalnya, ada yang pencalonnya tidak dikonfirmasi. Jadi, dia didukung oleh anggota PSSI, tapi yang bersangkutan tidak bersedia dicalonkan. Atau tidak memberikan berkas A1 yang merupakan lembar konfirmasi bakal calon dan berkas A2 yang merupakan surat pernyataan bakal calon dan formulir integritas," kata Syarif.

"Dan umumnya (mengenai) masa kerja. Masa kerja ini kami berdasarkan database dari kesekjenan. Maka yang dianggap tak sampai 5 tahun (aktif di PSSI atau anggota PSSI) dia tidak memenuhi syarat. Satu lagi, syarat tidak boleh banding itu karena faktor usia. Calon minimal harus berusia 30 tahun. " ujar Syarif menambahkan.

Sementara untuk yang tidak lolos, namun bisa mengajukan banding, mereka tersangkut permasalahan administrasi.
halaman 2 dari 2
Daftar calon Selengkapnya  
Calon Ketua Umum:

Lolos:

1. Afen Hinelo
2. Benhard Limbong
3. Benny Erwin
4. Fary Djemy Franvis
5. La Nyalla Mattalitti
6. M Iriawan
7. Rahim Soekasah
8. Vijaya Fitriyasa

Tidak Lolos, Boleh Banding

1. Arif Putra Wicaksono
2. Sarman El Hakim
3. Yesayas Oktavianus

Calon Wakil Ketua Umum:

Lolos:

1. Afen Hinelo
2. Benny Erwin
3. Cucu Soemantri
4. Djamal Aziz
5. Doly Sinomba Siregar
6. Esti Puji Lestari
7. Hasnuryadi Sulaiman
8. Hinca Panjaitan
9. Iwan Budianto
10. Jackson Kumaat
11. M Kusnaeni
12. Tri Goestoro
13. Vijaya Fitriyasa

Tidak Lolos, Tidak Boleh Banding:

1. Ahmad Riyadh
2. Augie Bunyamin
3. Budi Setiawan
4. Gusti Randa
5. Sali Akya
6. Wadi Ashari Siagian

Tidak Lolos, Boleh Banding:

1. Doni Setiabudi
2. Yesayas Oktavianus

Calon Anggota Exco

Ada 91 nama, lolos 70 nama, 20 tidak lolos dan tidak boleh banding, 1 tidak lolos tapi boleh banding (nama-nama menyusul)
Terakhir diubah:  10/10/19 - 20:41







Berita Terkait


1570712402106

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?