Lee Yujun, 100 Laga Pertama di Bhayangkara FC


  •    Kukuh Wahyudi
  •    19/10/19 - 16:00
  •    405

Lee Yujun. (Lee Yujun/Instagram)

Awalnya, Lee Yujun sempat frustasi dengan sepak bola. Ia ingin meninggalkan dunia bal-balan dan beralih ke profesi lain.

Namun, semua berubah saat seorang temannya menawarkan peluang untuk bermain di Asia Tenggara, Indonesia.

“Saya mempertimbangkan sekitar satu minggu. Kemudian saya memilih untuk mencoba datang dan itulah awalnya. Pertama kali tiba tim ini (Bhayangkara) di Surabaya. Saat itu budayanya beda tapi saya pernah main di negara lain jadi saya bisa beradaptasi dengan tim,” tutur Lee, gelandang asing Bhayangkara asal Korea Selatan.

Ajang pertama yang ia ikuti di Indonesia adalah Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Lee datang pada putaran kedua. 




“Saat saya bergabung, waktu itu di tengah musim. Posisi saat itu sedang bagus di peringkat dua, tiga, tapi mengakhiri musim kalau tidak salah peringkat tujuh,” tutur pemain kelahiran Seoul, 26 September 1989 itu.

“Setelah pindah ke Jakarta (untuk Liga 1 2019) ada pelatih baru dan pemain baru. Di awal musim tidak begitu bagus namun kami percaya bisa. Itu kuncinya. Kami bekerja sama, selalu percaya, untuk bisa menjadi juara,” katanya.

Akhirnya di ujung Liga 1 2019, Lee berhasil membawa Bhayangkara FC sebegai juara. Ia berperan penting dalam pencapaian timnya. Lee dipercaya tampil 32 laga dengan catatan satu gol.

halaman 2 dari 3

Berkarier Lebih Panjang

Empat musim telah berlalu sejak kepindahannya dari Korea Selatan ke Indonesia, kini Lee tercatat menjadi salah satu pemain paling royal di Bhayangkara. Pemain berposisi sebagai gelandang bertahan itu telah melewati separuh musim ISC A, Liga 1 2017, 2018, dan kini sedang berjuang di Liga 1 2019. 

Bahkan, saat dirinya tampil melawan Tira Persikabo di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Sabtu (19/10/2019), Lee resmi menjadi orang pertama yang mencatatkan diri dengan 100 laga di Bhayangkara. 

“Banyak hal yang menurut saya tidak pernah terbayangkan, seperti bermain sampai 100 pertandingan. Saya bangga atas pencapaian ini dan saya tahu saya pemain pertama yang melakukan ini di Bhayangkara. Ini membuatku semakin bersemangat,” ucapnya.

“Saya ingin lebih memperhatikan tubuh saya jadi bisa berkarier lebih panjang. Saya pun ingin mengakhiri karier sepak bola saya bersama Bhayangkara. Itu adalah rencanaku,” ujar Lee melanjutkan.




halaman 3 dari 3

Dari Kecil di Brasil

Meski berdarah Korea Selatan tulen, sebenarnya Lee tidak dibesarkan di negaraya itu. Tapi, jauh di Amerika Latin.

Saat usianya menginjak 13 tahun, ia ikut kakaknya, Lee Jong-hyu, yang menjalani karier pemain sepak bola di Brasil. Di sana lah ia semakin menggeluti dunia sepak bola.

“Waktu itu kakak saya lebih dulu main sepak bola di Brasil. Dia kemudian mengajak saya dan akhirnya saya latihan sepak bola sampai menjadi pemain bola di Brasil,” katanya.

Dari 2008 hingga 2012, Lee telah membela enam klub Brasil. Total ia mengantongi 4-5 gelar. Momen itu pun dianggap sebagai hal isitimewa dalam kariernya.



100 laga Lee YuJun di Bhayangkara FC








Berita Terkait


1575536402477

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?