Pelatih PSIM Angkat Bicara Terkait Aksi Brutal Hisyam Tolle


  •    Murfi Aji
  •    23/10/19 - 17:00
  •    9233

Twitter

Aksi Hisyam Tolle dianggap sebagai sebuah tindakan yang tidak terpuji. Terlebih aksinya bisa diikuti oleh suporter yang datang dari berbagai kalangan.

Hisyam Tolle menunjukkan aksi tidak terpuji saat laga PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo. Setelah mendapatkan kartu merah, Tolle yang berada di pinggir lapangan melakukan tendangan kung fu kepada salah satu pemain Persis.

Tindakan tersebut diduga karena Tolle tersulut provokasi dan tidak bisa mengendalikan emosinya. Usai melayangkan tendangan kepada pemain Persis, Tolle juga sempat memaksa wartawan untuk menghapus foto terkait tendangan tersebut.

Pelatih PSIM, Liestiadi menilai tindakan tersebut jelas tidak bagus dilakukan di lapangan. Para pemain seharunya bisa menjadi contoh yang baik bagi para penonton yang hadir.




"Tindakan seperti ini kan tidak bagus, sama halnya pemain edukasi suporter untuk bertindak brutal. Karena penonton itu diedukasi dari pertandingan, penonton diedukasi dari sikap pemain," kata Liestiadi dikutip Bolalob dari Tribunjogja. halaman 2 dari 2
"Suporter kita kan dari macam-macam kalangan yang berbeda. Ada penonton yang datang untuk benar-benar menikmati permainan sepak bola, ada yang datang seperti mau macam perang. Nah kita edukasi melalui pertandingan yang menarik dan enak ditonton, dan menunjukkan fighting spirit yang luar biasa," ujar Liestiadi.

Pertandingan sepak bola seharusnya bisa menjadi pemersatu bangsa dari segala kalangan bukan sebagai pemecah belah.

"Marilah, sepak bola sebagai pemersatu bangsa. Sepak bola ini kan bisnis hiburan, kita sama-sama cari makan disini," ucap Liestiadi.


Nanya Kode Plat Nomor ke Pemain Bola Polisi, Begini Jadinya!








Berita Terkait


1574134201833

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?