Lakukan Intimidasi Kepada Wartawan, Pemain PSIM Hisyam Tolle Dilaporkan ke Polisi


  •    Murfi Aji
  •    24/10/19 - 08:30
  •    1.574

Lakukan Intimidasi Kepada Wartawan, Pemain PSIM Hisyam Tolle Dilaporkan ke Polisi
Twitter

Wartawan dari Goal.com, Budi Cahyono resmi melaporkan pemain PSIM Yogyakarta, Ahmad Hisyam Tolle ke Polda DIY. Tolle sebelumnya melakukan intimidasi dan memaksa Budi untuk menghapus foto saat terjadi kericuhan ketika laga PSIM melawan Persis Solo pada Senin (21/10).

Budi melakukan laporan ke Mapolda DIY didampingi oleh Janu Riyanto sebagai Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) dan beberapa rekan wartawan pada pukul 10:30 WIB, Rabu (23/10). Pelaporan tersebut dilakukan setelah Budi sempat mendapatkan intimidasi dari Tolle saat melakukan tugas di lapangan.

Janu menilai jurnalis selayaknya mendapatkan perlindungan undang-undang selama melakukan tugasnya.

"Kami prihatin, kebebasan pers kita ternyata masih tidak berjalan dengan baik. Terlebih kejadian intimidasi dan upaya paksa menghapus file pekerjaan seperti ini dilakukan oknum pemain profesional. Kami berharap langkah ini membuat kasus-kasus serupa tak lagi terjadi kedepan," ungkap Janu.




Pada kesempatan tersebut, Budi juga menjelaskan terkait kronologis yang dialami pada laga PSIM melawan Persis. Tolle yang sempat mendapatkan kartu merah mendadak masuk ke dalam lapangan dan melayangkan tendangan kung fu kepada pemain Persis Solo. halaman 2 dari 2
Kronologis Selengkapnya  
Budi yang sempat mengabadikan momen tersebut lantas menjadi incaran Tolle dan diminta untuk menghapus foto tersebut.

"Tolle lihat saya lalu lari mengejar sambil memaksa saya menghapus file foto. Situasi saat itu begitu kacau, saya sempat didorong sampai tersungkur juga. Saya tetap diminta menghapus foto, saya tetap mendekap kamera saya untuk menjaga karena itu alat kerja pribadi saya. Saya bilang jangan di sini ayo kita bareng ke ruang ganti. Kamu kan tahu saya, saya sudah foto sejak kamu di Sleman juga. Tapi dia jawab, saya tidak mau tahu yang penting hapus sekarang, dengan nada emosi itu," ungkap Budi dikutip dari Kr Jogja

"Masih ada intimidasi saat itu, saya tetap pegang kamera tapi Tolle memilih file foto yang minta dihapus. Arga Permana juga menunjuk foto-foto mana yang harus dihapus. Saya dalam tekanan ya akhirnya saya hapus baru akhirnya saya boleh keluar dan saya masuk ke ruang media Mandala Krida," ucap Budi.






Video Trending



Berita Terkait


1581687002123

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?