Juventus Kehilangan Poin dari Lecce, Sarri: Kami Terlalu Santai


  •    Robert
  •    27/10/19 - 07:10
  •    374

Twitter

Pemimpin Serie saat ini A Juventus kehilangan poin untuk pertama kalinya sejak September setelah bermain imbang 1-1 di Lecce.

Paulo Dybala membuat tim Maurizio Sarri unggul dari titik penalti di awal babak kedua setelah Miralem Pjanic dilanggar tepat di dalam kotak penalti.

Marco Mancosu menyamakan kedudukan bagi Lecce enam menit kemudian, juga dengan tendangan penalti setelah handball Matthijs de Ligt.

Inter Milan yang berada di posisi kedua kehilangan kesempatan untuk menggantikan Juve di puncak setelah mereka bermain imbang 2-2 dengan Parma.

Ini adalah kedua kalinya pada musim ini bahwa klub Turin gagal memenangkan pertandingan Serie A, sebelumnya mereka ditahan imbang 0-0 oleh Fiorentina pada bulan September

Dengan Cristiano Ronaldo diistirahatkan, mantan striker Chelsea Gonzalo Higuain memimpin barisan depan bersama sesama pemain Argentina Dybala.




Higuain berpikir dia telah menempatkan Juve unggul lebih awal ketika dia mengonversi umpan silang Alex Sandro, tetapi gol itu dibatalkan karena offside menyusul pemeriksaan VAR.

Striker berusia 31 tahun itu membuat penampilan ke-200 Serie A-nya atau ke-100 untuk Juventus.

Setelah masing-masing pihak telah dikonversi penalti pada awal periode kedua, Fede Bernardeschi seharusnya mengembalikan keunggulan Juventus ketika ia dikirim bersih melalui tujuan, tetapi ia hanya bisa membentur tiang.

Di penghujung laga, Higuain menarik perhentian cerdas dari kiper Lecce Gabriel ketika Juventus sulit mencari gol kemenangan.

Lecce merayakan hasil imbang pada peluit akhir, dengan poin ini membuat mereka naik satu tempat ke urutan 16 dalam tabel. halaman 2 dari 2
Maurizio Sarri menyebut Juventus tampil kurang gigih. Selain itu para pemain terlalu percaya diri bakal meraih kemenangan.

"Pada akhirnya kami tersapu dalam pertarungan yang bukan gaya kami. Kami menciptakan banyak peluang dan tak memaksimalkannya, jadi ada kurangnya determinasi dan ketajaman," ungkap Sarri kepada Sky Sport Italia.

"Kami juga tak mengontrol keunggulan dengan baik sama sekali, saya tak menyukai hal-hal ini. Faktanya tetap, bahwa kami menciptakan 10 peluang dan tak menuntaskannya."

"Saya rasa kami sedikit terlalu santai dalam penyelesaian akhir dan setelah memimpin, bersikap seolah-olah natural saja kalau kami menang. Saya tak tahu apakah sebelumnya kami secetek itu, tapi kami tak segigih yang seharusnya."

"Kami tak seharusnya berpikir bahwa hanya karena kami menciptakan banyak peluang, kami akan otomatis mencetak gol dan menang," tambahnya seperti dikutip Football Italia.







Berita Terkait


1579156202527

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?