Kenangan Mendalam Bima Sakti untuk Pemain Andalannya di Timnas U-16 Alfin Lestaluhu


  •    Randy Wirawan
  •    01/11/19 - 11:10
  •    992

Kenangan Mendalam Bima Sakti untuk Pemain Andalannya di Timnas U-16 Alfin Lestaluhu
PSSI

Dunia sepak bola berduka menyusul kepergian penggawa Timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu pada Kamis (31/10). Pelatih Garuda Asia, Bima Sakti mengenang Alfin sebagai pemain yang selalu tampil maksimal dan tidak kenal kompromi.

Alfin tutup usia setelah berjuang dari koma selama kurang lebih satu bulan. Alfin merupakan bagian skuat Timnas Indonesia U-16 pada Piala AFF U-15 2019 dan Kualifikasi Piala Asia U-16 2020. Ia tampil bagus, mencetak gol ke gawang Filipina, dan membawa Tim Merah-Putih lolos ke putaran final Piala Asia.

Bima menceritakan momen saat adu penalti melawan Vietnam di Piala AFF. Ketika itu Alfin dengan berani mengajukan diri sebagai eksekutor penalti.

Baca Juga :


"Pemain yang selalu tampil maksimal tanpa kenal kompromi dan selalu siap dipasang kapan saja, mau dipasang 90 menit, 45 menit, 1 menit pun...SIAP coach, itu sepenggal kata yang diucapkan Alfin ke saya dan selalu saya ingat, banyak kenangan indah didalam dan diluar lapangan bersama alfin, suara Azannya merdu sekali, selalu ceria serta yang paling mengejutkan sewaktu adu pinalti melawan Vietnam diajang piala AFF 2019 di Chonbury Thailand, begitu peluit berakhir dan dilanjutkan ke adu pinalti, Alfin pemain pertama yang menghampiri saya dan berkata..."saya mau dan siap ambil pinalti coach"..." tulis Bima dalam akun Instagramnya.

"Saya dengarnya malu dan berkata dalam hati...luar biasa mental anak ini, karena waktu saya main dulu, mohon maaf 🙏 saat tampil difinal sea games 1997 Jakarta melawan Thailand, saya salah satu pemain yang gak berani ambil pinalti, walau dia gagal dan langsung meminta maaf ke saya, tanpa banyak bicara langsung saya peluk dia 🤗 gak apa - apa Alfin, terimakasih kamu udah berani ambil pinalti 👍 dan memang sebenarnya dalam sesi latihan pinalti, dia bukan pilihan utama untuk menendang pinalti dan setelah masuk ruang ganti, saya sampaikan ke semua pelatih, ofisial dan para pemain, bahwa saya respect salut dan bangga dengan perjuangan, dedikasi Alfin...."

"Saya dan mungkin semua anak muda di Indonesia bisa belajar dari keberanian Alfin dan dedikasinya buat tim, bahwa segala sesuatu kita harus berani mencoba dan yakin dengan kemampuan kita serta didalam setiap pertandingan selalu siap dimainkan kapan saja karena sejatinya semua komponen didalam tim adalah penting. #RespectforAlfin" halaman 2 dari 2
View this post on Instagram

Pemain yang selalu tampil maksimal tanpa kenal kompromi dan selalu siap dipasang kapan saja, mau dipasang 90 menit, 45 menit, 1 menit pun...SIAP coach, itu sepenggal kata yang diucapkan Alfin ke saya dan selalu saya ingat, banyak kenangan indah didalam dan diluar lapangan bersama alfin, suara Azannya merdu sekali, selalu ceria serta yang paling mengejutkan sewaktu adu pinalti melawan Vietnam diajang piala AFF 2019 di Chonbury Thailand, begitu peluit berakhir dan dilanjutkan ke adu pinalti, Alfin pemain pertama yang menghampiri saya dan berkata..."saya mau dan siap ambil pinalti coach"...saya dengarnya malu dan berkata dalam hati...luar biasa mental anak ini, karena waktu saya main dulu, mohon maaf 🙏 saat tampil difinal sea games 1997 Jakarta melawan Thailand, saya salah satu pemain yang gak berani ambil pinalti, walau dia gagal dan langsung meminta maaf ke saya, tanpa banyak bicara langsung saya peluk dia 🤗 gak apa - apa Alfin, terimakasih kamu udah berani ambil pinalti 👍 dan memang sebenarnya dalam sesi latihan pinalti, dia bukan pilihan utama untuk menendang pinalti dan setelah masuk ruang ganti, saya sampaikan ke semua pelatih, ofisial dan para pemain, bahwa saya respect salut dan bangga dengan perjuangan, dedikasi Alfin...saya dan mungkin semua anak muda di Indonesia bisa belajar dari keberanian Alfin dan dedikasinya buat tim, bahwa segala sesuatu kita harus berani mencoba dan yakin dengan kemampuan kita serta didalam setiap pertandingan selalu siap dimainkan kapan saja, contoh seperti idola saya @bepe20 saat tampil dipiala AFF 2010, beliau kapten, salah satu pemain Indonesia dengan gol dan caps terbanyak ditimnas, tapi selalu siap main dari awal dan pengganti, saat melawan Thailand beliau membuktikannya 👍🙏, karena sejatinya semua komponen didalam tim adalah penting. #RespectforAlfin

A post shared by Bima Sakti (@bimasakti230176) on







Video Trending



Berita Terkait


1597798803064

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?