Imbang Lawan PSMS, Persik Kediri Merasa Dicurangi


  •    Murfi Aji
  •    11/11/19 - 15:30
  •    1023

Instagram

Pelatih Persik Kediri, Budiardjo Thalib merasa timnya dicurangi saat laga menghadapi PSMS Medan. Penalti yang didapat PSMS Medan dianggap tidak tepat karena tidak mengenai tangan dari pemain Persik.

Persik Kediri menghadapi PSMS Medan pada laga pertama babak 8 besar Liga 2 2019. Pada laga tersebut Persik sempat unggul lebih dulu saat injury time babak pertama lewat tendangan bebas apik dari Galih Akbar.

Pada babak kedua PSMS Medan mendapatkan penalti setelah bek Persik, Obet Choiri dianggap mengenai bola dengan tangan. Dalam tayangan ulang, bola sama sekali tidak mengenai tangan dari Obet.

View this post on Instagram

Bukan mau cari alasan, tapi mau sampai kapan terus begini? Ayolah sama sama berbenah 💜🔥 #sepakbolainfonesia

A post shared by Persik Kediri (@persikfcofficial) on



Pemain PSMS, Eki Fauzi yang menjadi algojo sukses mencetak gol lewat titik putih.


halaman 2 dari 2
Merasa Dicurangi Selengkapnya  
Budiardjo tidak menerima keputusan tersebut dan menilai Persik dicurangi saat laga melawan PSMS. Terkait usaha protes Budiardjo memilih untuk menyerahkan kepada manajemen.

”Jelas itu bukan penalti. Lagi-lagi kami dicurangi. Kalau ini tidak ada perbaikan, ya sepak bola kita akan seperti ini terus,” tegas pelatih Persik Budiardjo Thalib dikutip dari Jawa Pos.

”Itu manajemen yang punya ranah. Saya serahkan ke manajemen. Secara taktik, anak-anak main bagus. PSMS membalas gol dengan penalti yang tidak benar,” kata Budiardjo.

Hingga akhir laga kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1. Pada laga berikutnya Persik akan menghadapi Persita Tangerang pada 14 November.


Jurnal Bolalob: Persita Tangerang Kembali ke 'Rumah'








Berita Terkait


1574398802082

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?