Pemain Borneo Asal Uzbekistan Sebut Pemain di Liga 1 Bakal Sulit Berkembang


  •    Rifqi Fadhillah
  •    11/11/19 - 17:00
  •    4501

Borneofc

Pemain Borneo FC, Javlon Guseynov, mengungkapkan bahwa persepakbolaan Indonesia jauh berbeda dibanding di kampung halamannya, Uzbekistan. Hal ini yang membuat ia ragu bakal berkembangnya kualitas dari seorang pemain.

Hampir satu tahun lamanya, Javlon Guseynov telah mencicipi atmosfer kompetisi Liga 1 Indonesia. Direkrut Borneo pada Januari 2019, Guseynov memiliki pandangan tersendiri tentang sepak bola di Tanah Air.




Dari pandangannya, pemain yang berlaga di Liga Indonesia, tak cukup memiliki modal untuk dapat menjadi pemain yang hebat. Diungkap oleh Guseynov, bahwa kompetisi sepakbola di negaranya, Uzbekistan memiliki kualitas kompetisi yang jauh lebih baik.

“Saya tidak yakin seorang pemain bisa berkembang dengan baik di kompetisi sepak bola Indonesia. Salah satu alasannya, level sepak bola Indonesia berada di bawah Uzbekistan,” ujar Guseynov dilansir dari situs Penalti Asia.

Hal yang paling disorot oleh Guseynov di kompetisi Liga Indonesia ialah terkait kinerja wasit.

“Selain itu, sulit untuk beradaptasi dengan wasit di sini. Kualitas kepemimpinan wasit di Uzbekistan jauh lebih tinggi. Suporter sepak bola di sana bahkan tidak akan memprotes apa pun keputusan sang pengadil,” ucapnya. halaman 2 dari 2
Namun begitu, Guseynov memiliki target bersama Borneo FC di Liga 1 Indonesia, dengan mengincar posisi dua besar untuk dapat meraih tiket Piala AFC 2020.

Target tersebut masih dapat tercapai Borneo FC yang saat ini menguni peringkat ke-4 klasemen sementara Liga 1. Borneo hanya terpaut satu angka dari Persipura yang duduk di peringkat ketiga dan dua angka dari Madura United yang menghuni posisi dua klasemen.

“Tim kami ingin lolos ke Piala AFC 2020. Kami sudah tidak bisa meraihnya lewat jalur piala domestik (Kratingdaeng Piala Indonesia). Oleh karenanya, kami harus naik ke dua besar dan itulah target di sini,” imbuh Guseynov.







Berita Terkait


1575264602117

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?