Pelatih Brasil Komentari Pemanggilan Pemainnya ke Timnas Indonesia


  •    Robert
  •    12/11/19 - 13:10
  •    5079

Cendrawasih Pos Online/ M Tahir

Salah satu nama kejutan yang ada di skuat Timnas Indonesia jelang laga melawan Malaysia adalah Muhamad Tahir.

Ya, gelandang Persipura Jayapura itu akan dibawa skuat Garuda untuk tampil di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia Grup G melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil, 19 November mendatang.

Dipanggilnya Tahir membuat pelatih Persipura, Jacksen. F Tiago sedikit terkejut. Sebab, dirinya sempat berpikir bahwa surat pemanggilan PSSI untuk memperkuat timnas berisi nama Todd Rivaldo Ferre.

"Jujur, saya kaget M. Tahir dipanggil ke timnas. Saya pikir Todd Ferre yang dipanggil. Tapi, saya anggap ini prestasi pribadi Tahir dan Persipura Jayapura," ucap Jacksen, dikutip dari laman Bola.com.




Pelatih asal Brasil itu beranggapan, pemanggilan Tahir adalah sebuah prestasi bagi tim dan pemain itu sendiri. Sebab, timnas tidak diperkuat pemain Persipura dalam beberapa pertandingan belakangan ini.

“Jujur saya kaget karena selama ini tidak pernah ada ancang-ancang ke sana. ini adalah sebuah prestasi pribadi dari Tahir dan prestasi Persipura yang tidak pernah menyumbang pemain timnas dalam beberapa pertandingan. Kali ini Tahir dipanggil dan ini prestasi yang luar biasa,” ujarnya kepada Medcom.

"Mungkin tidak terlihat di mata orang, tetapi di Persipura mereka adalah pemain yang bisa menjaga stabilitas tim, termasuk Tahir dan Ibrahim Conteh yang beberapa pekan lalu membela Timnas Sierra Leone,” katanya. halaman 2 dari 2
Tahir sendiri masih membela Persipura saat meladeni Bali United di laga tunda Liga 1 pada Senin (11/11/2019) di Sidoarjo, Jawa Timur. Dimana pada laga itu berkesudahan 2-2 untuk kedua tim.

Penampilan Muhammad Tahir juga mencuri perhatian bersama Persipura Jayapura di musim ini. Pemain berusia 25 tahun ini tampil dalam 22 pertandingan dan mencetak dua gol serta satu assist bersama Mutiaara Hitam.

Muhammad Tahir adalah seorang pemain tengah, tak banyak yang tau ia adalah keturunan transmigran Makassar yang banyak berpindah dari tanah kelahiran mereka pada tahun 1970-an. Ia lahir dan besar di Jayapura dan merupakan jebolan dari SSB Tunas Muda Hamadi. Ia juga bermain untuk tim PON Papua dan juga Persipura U-21 sebelum promosi ke tim utama pada tahun 2016 oleh pelatih Osvaldo Lessa.


Kisah Kitman Legend Bhayangkara FC, 35 Tahun di Ruang Ganti








Berita Terkait


1575700202042

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?