Nilmaizar Optimistis Persela Lolos dari Ancaman Degradasi


  •    Rizqi Ariandi
  •    17/11/19 - 07:30
  •    787

liga-indonesia.id

Persela Lamongan gagal mendulang poin dalam lawatan ke markas Persija Jakarta, Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, pada laga tunda pekan ke-22 Liga 1 2019, Jumat (15/11/2019). Persela kalah dengan skor, 3-4.

Kekalahan itu membuat Persela tidak beranjak dari posisi 17 dengan poin 25. Artinya, ancaman untuk turun kasta ke Liga 2 masih terbuka.

Persela hanya berselisih dua poin dari tim peringkat 15 atau batas aman zona degradasi, Perseru Badak Lampung. Dengan sisa tujuh pertandingan, kans Persela untuk bertahan di Liga 1 masih ada.




Untuk bertahan di Liga 1, Persela harus bisa memaksimalkan sisa tujuh laga ke depan. Pelatih Persela, Nilmaizar tetap mencoba optimistis menghadapi tujuh laga tersebut walau di sisa pertandingan itu, Persela masih harus bertemu tim kuat seperti Borneo FC, Tira Persikabo, dan Persebaya Surabaya.

"Ini memang pekerjaan yang sangat luar biasa, PR saya sebagai seorang pelatih. Tujuh laga sisa, empat kandang dan tiga away, ada Borneo, TIRA Kabo dan Persebaya. Sangat luar biasa, kalau kami gagal di salah satu pertandingan ini kami akan susah menghindari zona degradasi. Berjuang sampai garis finis, tekad sampai sampai garis finis, semoga motivasi pemain terjaga sampai sisa kompetisi," kata Nil.

Nil mengatakan, dari sisa tujuh laga ke depan, dia menargetkan sapu bersih kemenangan di empat laga kandang dan minimal meraih satu poin di tiga laga tandang menghadapi Borneo FC (27/11), Persib Bandung (3/12), dan Tira Persikabo (16/12).

"Namun, dengan catatan tim lain (pesaing) juga susah menang. Maka kami optimistis. Ini sisa perang dan tim harus tetap melangkah untuk menghindari zona degradasi," ujar Nil.







Berita Terkait


1575432002219

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?