Shin Tae-Yong Ungguli Luis Milla Dalam Hal Ini


  •    Robert
  •    20/11/19 - 13:00
  •    6049

Bola.net


Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-Yong sudah memberikan paparan kepada jajaran petinggi PSSI termasuk sang ketua umum, Mochamad Iriawan dalam pertemuan di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (19/11).

Shin Tae-Yong dan Luis Milla menjadi dua kandidat kuat pelatih baru Timnas, usai PSSI memberhentikan Simon McMenemy.

Seperti dilansir dari laman PSSI, jika dipercaya membesut Timnas, Shin Tae-yong akan membawa beberapa staf pelatih yang membantu membawa Korea Selatan tampil di Final Piala Dunia U20 di Polandia tahun 2019.




Shin Tae-yong merasa tertantang untuk menukangi Timnas Garuda yang memiliki masa depan cerah di level timnas U16, U19 dan U23. Dia juga menyampaikan selamat kepada Indonesia yang terpilih sebagai tuan rumah Piala Duna U20 tahun 2021.

“Bagi saya ini adalah sebuah tantangan. Saya tahu atmosfer sepak bola Indonesia sangat luar biasa dengan suporter yang fanatik. Saya juga melihat, pengurus federasi memiliki semangat yang kuat untuk membangun sepak bola Indonesia ke level yang tinggi," kata Shin Tae-yong. halaman 2 dari 2
Ketika menjabat sebagai pelatih Korea Selatan tahun 2017 hingga 2018 gajinya ditaksir sekitar 392.500 Poundsterling atau setara Rp 7 miliar per tahunnya, melansir dari Mirror. Nominal itu membawa dirinya sebagai pelatih dengan bayaran tertinggi nomor 25 di ajang Piala Dunia Rusia 2018.

Sementara Milla memiliki gaji lebih tinggi yang mencapai Rp 2 miliar per bulan bersama dengan asistennya.

Iwan Bule sendiri menolak pertemuan dengan utusan Luis Milla, ketika pelatih asal Spanyol itu berhalangan hadir pada pekan ini.

"Luis Milla sempat ingin mengirimkan asistennya yang datang, tapi saya tidak mau karena saya mau dia yang datang," ujar Iwan Bule seperti dikutip dari laman Kompas.

"Saya mau lihat paparan dia bagaimana pola untuk melatih timnas Indonesia," terang Iwan Bule.

Rencananya Iwan Bule akan bertemu dengan Milla di Singapura pada 22 atau 24 November 2019 mendatang.

Hasil buruk didapat skuat Simon McMenemy di laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi salah satu faktor kenapa posisinya tergeser. Pertandingan melawan Malaysia tanggal 19 November nanti menjadi momen perpisahaannya melatih tim senior Indonesia.







Berita Terkait


1576227602070

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?