Bhayangkara FC Bantu Aremania yang Jatuh dari Tribune PTIK


  •    Gerry Putra
  •    29/11/19 - 17:00
  •    1142

Media Bhayangkara FC

Bhayangkara FC membantu dua Aremania (pendukung Arema FC) yang jatuh dari tribune saat kedua tim bertemu di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Kedua terjatuh usai pertandingan dan harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans. Dokter tim Bhayangkara FC yang bertugas mengambil inisiatif untuk segera dilarikan ke rumah sakit rujukan agar bisa ditangani secara intensif.

Kejadia bermula Aremania yang memadati Tribun Barat bagian Selatan Stadion PTIK ingin memberikan semangat kepada tim kesayangannya usai kalah 1-0 dari Bhayangkara FC.

Lantaran jumlah massa dan antusiasme yang sangat tinggi, pagar tribun pun jebol. Dua orang Aremania yang berada di atas pagar tribun terjatuh.




Setelah mendapat perawatan pertama, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Kebayoran Baru, DKI Jakarta, dengan ambulans. Usai pemeriksaan awal di RSPP, kedua korban dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Cilandak, DKI Jakarta.

Dua korban itu sendiri adalah Zan Edison Zacharias (36) dan Hartono Wahyudi (44). Zan Edison menderita patah tulang bagian tangan, sementara Hartono patah tulang bagian bahu.

“Terima kasih kepada Panpel dan Manajemen Bhayangkara FC atas perhatian dan bantuannya. Mulai dari penanganan di lokasi sampai membantu kelengkapan administratif berupa berita acara dari pihak kepolisian sebagai salah satu persyaratan BPJS,” tutur Dimas, salah satu Aremania yang mendampingi kedua korban di RS Fatmawati. halaman 2 dari 3
Tidak hanya itu, Manajemen Bhayangkara FC pun siap membantu penyelesaian biaya tambahan atas perawatan korban di rumah sakit yang tidak ter-cover BPJS. Hal tersebut disampaikan manajer tim sekaligus COO Bhayangkara FC AKBP Sumardji.

“Ini musibah. Tidak ada yang menginginkan hal ini. Karenanya, kami, Manajemen Bhayangkara FC, akan membantu perawatan korban. Semoga mereka lekas pulih dan bisa segera menjalankan aktivitasnya lagi,” ujar AKBP Sumardji.

Tak hanya keluarga dan rekan-rekan sesama Aremania, kedua korban yang berada di RS Fatmawati pun didampingi perwakilan Bharamania, kelompok suporter Bhayangkara FC. Menurut Aris, Bharamania yang ikut mendampingi di RS Fatmawati, kehadirannya sebagai bentuk solidaritas sesama suporter.

“Sejak malam usai pertandingan, kami terus menjalin komunikasi dengan teman-teman Aremania terkait kondisi korban. Ini bentuk dan aksi dari rasa persaudaraan yang ingin kami bangun dengan kelompok suporter lainnya,” ujar Aris. halaman 3 dari 3







Berita Terkait


1579582802194

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?