Atlet Senam Dituduh Tak Perawan dan Gagal ke SEA Games 2019, Ini Kata PB Persani


  •    Gerry Putra
  •    29/11/19 - 18:30
  •    1324

Tim Indonesia

Pengurus Besar Persatuan Senam Seluruh Indonesia (PB Persani) bantah kabar atletnya, yakni Shalfa Avrila Siani tak berangkat ke SEA Games 2019 Filipina karena tak lagi perawan.

Sebelumnya, ramai diberitakan bahwa Shalfa dipulangkan dari pelatnas SEA Games 2019 pada 13 November 2019. Ia dipulangkan ke Kediri dari mess pelatnas di Gresik karena alasan keperawanan.




Hal itu tentu membuat orang tua sang atlet tak terima. Pihak keluarga pun sampai membawa sang atlet senam Jatim itu ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pengecekan kebenaran. Dan hasilnya Shalfa dinyatakan masih perawan. halaman 2 dari 2
Berita semakin membesar, Ketua Umum PB Persani Ita Yualitas pun buka suara. Ia membantah masalah virgintas dan menyebut pemulangan Shalfa karena prestasi.

Awalnya ada empat nama atlet yang didaftarkan akan berangkat ke SEA Games 2019. Namun salah satu atlet yang bernama Tasya mengalami cedera dan akhirnya diganti oleh Shalfa.

"Saat kejuaraan dunia berlangsung di Doha, Tasya cedera, dari Jawa Timur. Saat itu Tasya diganti Shalfa, terjadi jauh sebelum Kejurnas," ujar Ita di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Saat mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) untuk menentukan penentuan perwakilan Indonesia di SEA Games 2019, prestasi Shalfa menurun. Shalfa hanya mampu menempati peringkat ke-37 di Kejurnas.

"Prestasi Shalfa itu menurun drastis menjadi ranking ke-37. Sementara Yogi di ranking ketiga. Ranking pertama Titalia, kedua Mutia, ketiga Yogi," jelasnya.

Posisi atlet senam lantai itu akhirnya digantikan oleh Yogi untuk berangkat ke SEA Games 2019 Filipina.

Terkait isu keperawanan, Ita mengatakan tidak ada hubungannya dengan pemilihan atlet. "Kami memilih atlet berdasarkan prestasi, kami mengganti nama Shalfa menjadi Yogi," pungkasnya.







Berita Terkait


1576074602498

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?