Pesta Flare di Laga Kontra Persipura, Persija Siap Terima Sanksi Komdis PSSI


  •    Rizqi Ariandi
  •    30/11/19 - 11:30
  •    1.234

Pesta Flare di Laga Kontra Persipura, Persija Siap Terima Sanksi Komdis PSSI
Gerry Putra/Bolalob

Manajemen Persija Jakarta siap menerima sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pascalaga melawan Persipura Jayapura, Kamis (28/11/2019).

Pada laga lanjutan pekan ke-29 Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, itu, beberapa penonton menyalakan flare dan petasan.

Atas kejadian itu, Persija hampir dipastikan mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI. CEO Persija, Ferry Paulus tak mempermasalahkan hal tersebut.

Menurutnya, pada pertandingan melawan Persipura kemarin, suporter sedang ber-euforia merayakan hari jadi Persija ke-91.

"Pertama, mau tidak mau, pasti kena denda. Tapi, ya kapan lagi merayakan ulang tahun dengan megah karena memang ada flare, ada petasan, kan bagus. Hanya memang pasti kena sanksi, tapi gak apa-apa, yang penting kita sama-sama senang meskipun itu kena denda, tapi gak boleh rusak hari ulang tahun kesukaan kita itu sampai kesal berkepanjangan. Gak boleh," kata Ferry.

Baca Juga :


Lebih lanjut, Ferry mengaku sudah bisa memprediksi akan ada kejadian suporter menyalakan flare. Namun, dia tidak menyangka jumlahnya akan lumayan banyak.

"(Saya pikir) pasti ada (yang menyalakan), tapi gak seperti kemarin. Banyak sekali. Tapi, keren juga sebenarnya dari sisi (artistik) seperti banyak lampu," ujarnya.

Soal lolosnya flare dan petasan dari pihak keamanan, Ferry mengaku tidak terlalu mengerti situasinya. Yang pasti, dia berharap, kejadian tersebut tidak terulang di laga kandang berikutnya.

"Mungkin polisi menganggap karena ini ulang tahun, kemudian Persija, Jakmania juga sudah biasa tertib, polisi punya keyakinan The Jak sudah dewasa, tapi ya buat saya sebenarnya yang sudah ya sudah, yang penting kita gak boleh hanyut, gak boleh rusak euforia kesukaan ulang tahun kemarin dengan hal kecil itu. Tapi, untuk pertandingan berikutnya jangan sampai (terulang). Itu merugikan," tutur pria asal Manado tersebut.






Video Trending



Berita Terkait


1600259402240

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?