Laga Pamungkas Persela Jadi Laga Emosional Nil


  •    Kukuh Wahyudi
  •    17/12/19 - 21:30
  •    2430

Nil Maizar (kanan) dan Damerson Bruno. (Persela)

Mendekati akhir Liga 1 2019 , Persela justru tampil konsisten. Enam pertandingan terakhir dilewati tanpa kekalahan.

Tim besutan Nil Maizar itu berhasil meraih lima kemenangan dan sekali imbang. Di laga pamungkas musim ini, yaitu vs Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (22/12/2019), tim berjulukkan Laskar Joko Tingkir itu bertekad meneruskan tren apik.

"Mudah-mudahan pertandingan terakhir melawan Semen Padang kami bisa meraih hasil yang positif," tutur Nil di situs resmi klub.

Namun jika berbicara katar belakang, duel tersbeut terbilang sulit bagi Nil. Pelatih berusia 49 tahun itu memiliki ikatan emosional dengan Semen Padang.




"Bagiamana pun seorang Nil Maizar dibesarkan Semen Padang untuk sepak bola. Saya sedih dengan kondisi mereka (terdegradasi), tetapi mudah-mudahan tahun depan Semen Padang promosi ke Liga 1 lagi," katanya.

Sementara itu, bek asing Persela, Demerson Bruno, senada dengan Nil yang ingin menutup musim ini dengan hasil terbaik.

"Kami akan memberikan yang terbaik untuk Persela dan akan memberikan 200 persen pada laga terakhir. Kami masih punya satu pertandingan terakhir dan kami ingin yang terbaik untuk para suporter sebagai ucapan terima kasih,” ucapnya.

halaman 2 dari 2





Video Trending



Berita Terkait


1583915401741

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?