Inilah Tiga Filosofi Madura United


  •    Kukuh Wahyudi
  •    13/01/20 - 18:00
  •    1175

Madura United. (Madura United)

Menatap Liga 1 2020, Madura United mengambil kebijakan yang berbeda dengan musim lalu. Mereka saat ini tak banyak melakukan bongkar pasang pemain seperti di Liga 1 2019.

Sebagian besar pemain musim lalu tetap berseragam tim berjulukan Sapeh Kerrab itu di musim ini. Meski musim ini berbeda dalam strategi pembentukan skuatnya, filosofi Madura United ala Presiden klub, Achsanul Qosasi, tetap sama.

“Kalau jatuh segera bangkit, kalau ketinggalan segera kejar, dan kalau bola hilang segera rebut. Itu tiga filosofi sepakbola Madura United yang harus diperhatikan dan dikuatkan dari setiap pemain,” tutur Achsanul di situs resmi klub.




Direktur Madura United, Haruna Soemitro, pun menekankan kepada tiga hal yang harus diaplikasikan tim besutan Rahmad Darmawan.

“Respect yang artinya saling menghormati, responsibility yang artinya tanggung jawab, dan integrity untuk bisa membawa tim ini bisa maju,” ucapnya.

“Unity ini sangat penting. Kami punya tim dari daerah yang berbeda. Ada yang dari ujung Sumatera (Zulflandi), ada yang dari ujung Indonesia timur, bahkan dari Ghana (Emmanuel Oti Essigba). Semua harus menjadi satu,” tutur Haruna lagi. halaman 2 dari 2







Berita Terkait


1582029002635

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?