Kisah Hakan Sukur, Dulu Striker Inter Milan Banting Setir Jadi Sopir Taksi Online


  •    Adil Pradipta
  •    14/01/20 - 17:00
  •    1190

Stockholm Center for Freedom

Di masa kejayaannya Hakan Sukur pernah membela Inter Milan. Kini mantan striker timnas Turki tersebut mencari nafkah sebagai sopir taksi online.

Sukur pernah bermain untuk sejumlah klub top Eropa mulai dari Galatasaray, Inter Milan, Torino, Parma hingga Blackburn Rovers. Dirinya juga mengantungi total 112 caps untuk timnas Turki dan mencetak 51 gol. Namanya erat dikaitkan dengan Piala Dunia setelah mencetak rekor gol tercepat pada Piala Dunia 2002, 10.89 detik setelah kick off.




Dari tiga klub Serie A yang dibela selama kurun waktu 2000-2002 Sukur mendapat kesempatan tampil sebanyak 44 laga mencetak sembilan gol. Nasib pemain berjuluk Banteng Bosphorus jauh lebih sukses di kompetisi lokal. Sukur menorehkan 295 gol bersama Galatasaray serta delapan kali juara Super Lig.

Setelah pensiun di tahun 2008, Sukur terjun ke dunia politik lalu menjadi anggota parlemen. Situasi politik di Turki membuat hidupnya runyam. Sukur pernah dituding melakukan kudeta terhadap pemerintahan Recep Tayyip Erdogan sampai akhirnya terpaksa hidup dalam pengasingan di Amerika Serikat. Ini dilakukan setelah keselamatan keluarganya terancam.

“Saya tidak punya apa-apa lagi, Erdogan mengambil semuanya. Hak milikku untuk hidup bebas, kebebasan berpendapat dan hak untuk bekerja,” ujar Sukur dalam wawancara media Jerman Welt am Sonntag.

halaman 2 dari 2
Pemerintah Erdogan yakin bahwa Sukur menjadi bagian dari konspirasi yang didalangi oleh Fethullah Gulen. Dia juga dikaitkan dengan pelecehan nama baik Erdogan di media sosial hingga terancam penjara.

Sukur pernah membuka restoran di California tapi tidak sukses. Bahkan dalam pengasingan di Amerika Serikat pun hidupnya tetap mendapat gangguan. Kini pria berusia 48 tahun ini mencari nafkah sebagai sopir taksi online.

“Saya mungkin musuh dari pemerintahan tapi bukan negara atau bangsa Turki. Saya cinta negara saya. Setelah berpisah dari Erdogan saya menerima banyak ancaman. Toko istri saya diserang, anak-anak saya diganggu, ayah saya dimasukkan ke penjara dan semua aset saya disita,” tutur Sukur.

“Jadi saya pindah ke Amerika Serikat, awalnya membuka kafe di California tapi orang-orang aneh kerap kali datang ke tempat itu. Sekarang saya jadi sopir Uber dan berjualan buku,” tutup pemain yang menghabiskan 12 tahun membela timnas Turki ini.

Hakan Sukur jadi sopir taksi online. Sumber: versyansintv.com
Hakan Sukur jadi sopir taksi online. (sumber: Versyansintv.com)

Terakhir diubah:  14/01/20 - 17:19





Video Trending



Berita Terkait


1571087762102

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?