Alfath Faathier Ceritakan Teror yang Didapatnya Setelah Gabung Persija Jakarta


  •    Rizqi Ariandi
  •    14/01/20 - 19:00
  •    2128

Media Persija Jakarta

Persija Jakarta merekrut dua pemain yang berasal dari akademi tim rivalnya, yaitu Evan Dimas Darmono (Persebaya) dan Alfath Faathier (Persib).

Keputusan Evan Dimas menerima pinangan Persija mendapat sambutan yang kurang simpatik dari beberapa pihak.

Tindakan tak terpuji pun dilakukan pihak-pihak tersebut dengan memasang spanduk bernada sindiran di depan rumah Evan Dimas, di Surabaya.




Alfath Faathier, pemain anyar Persija yang merupakan jebolan Diklat Persib mengaku dirinya juga mendapat teror dari sejumlah pihak.

Namun, dia mengatakan teror yang didapatnya tidak sampai mengganggu keluarga besarnya.

"Kalau teror seperti Evan yang dibikin spanduk di rumah, enggak ya. Mungkin teror di media sosial, bagi saya sudah biasa," kata Alfath.

"Lalu, ada juga sih kalau misal Alfath lagi jalan keluar kayak ada yang ngejek-ngejek gitu karena kan Persija kemarin bikin konten 'bade ka mana, kang'. Ya, saya cukup ketawa saja," kata Alfath.

Alfath sendiri memutuskan bergabung dengan Persija setelah 2,5 musim memperkuat Madura United. Pemain kelahiran Purwakarta, 28 Mei 1996 tersebut dikontrak selama 3 musim oleh manajemen Persija.







Berita Terkait


1582101002557

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?