Barcelona dan Real Madrid Kompak Menang di Markas Lawan


  •    Robert
  •    10/02/20 - 11:09
  •    285

La Liga

Real Madrid dan Barcelona masih terus bersaing di dua tempat teratas klasemen sementara La Liga hingga Jornada ke-23.

Kedua tim sama-sama meraih kemenangan di laga tandang mereka pada hari Minggu (9/2/2020). Madrid menang 4-1 di markas Osasuna, usai lebih dulu tertinggal dari gol Unai Garcia di menit ke-14.

Tetapi Madrid sukses mencetak dua gol dalam lima menit melalui Isco dan Sergio Ramos memberi El Real keunggulan di babak pertama.

Lucas Vazquez, yang menggantikan Gareth Bale setelah awalan pertama pemain asal Wales itu dalam lima pertandingan, dan juga pemain pengganti lain Luka Jovic memastikan kemenangan Madrid di akhir pertandingan.

Madrid tak terkalahkan dalam 14 pertandingan di La Liga pada musim ini.


Zidane memuji penampilan Isco di laga melawan Osasuna, tetapi mengatakan dia ingin gelandang Spanyol itu lebih sering mencetak gol.

"Saya kira tidak ada yang berubah. Isco adalah pemain penting dalam skuad ini," kata pelatih kepala Madrid itu dalam konferensi pers.

"Dia adalah pemain yang selalu memberikan segalanya saat bermain. Dia pemain sepakbola yang baik. Saya suka cara dia bermain. Dia teknis dan terampil. Dia sangat penting bagi kami.

"Dia memiliki permainan yang brilian seperti yang lainnya, tetapi di atas semua itu saya senang dengan golnya, karena dia perlu mencetak lebih banyak gol."


halaman 2 dari 3
Di hari yang sama, juara bertahan Barcelona mengalahkan Real Betis 3-2 untuk tetap menjaga jarak poin dengan Madrid yakni tiga poin.

Bek Clement Lenglet mencetak gol kemenangan dan juga mendapat kartu merah pada laga itu. Sang juara dua kali bangkit dari ketinggalan sebelum Lenglet menyundul tendangan bebas Lionel Messi pada menit ke-73.

Penalti keenam Sergio Canales memberi Betis keunggulan awal tetapi Frenkie de Jong menyamakan kedudukan tiga menit kemudian.

Gol indah dari Nabil Fekir mengembalikan keunggulan tuan rumah walau bisa disamakan oleh Sergio Busquets untuk menjadikannya 2-2 di babak pertama.


Tertinggal 3-2, Betis bermain dengan 10 orang setelah Nabil Fekir menerima dua kartu kuning berturut-turut, tetapi diusuirnya Lenglet membuat akhir yang menegangkan.

Pelatih Barcelona, Quique Setien, senang melihat penampilan timnya. "Saya sangat menyukainya," kata dia. "Anda harus memberi pujian pada hal-hal seperti ini. Ada hal yang bisa dilalukan dengan lebih baik, tapi saya bahagia."

Setien mengakui bahwa Betis, yang merupakan mantan timnya, cukup menyulitkan. "Mereka banyak menekan kami," katanya. "Kami memiliki awal yang rumit dan tidak nyaman. Kami benar-benar harus menekan, tetapi mereka memiliki pemain dengan banyak kemampuan."

Bagi Barcelona, hasil ini menjadi kebangkitan setelah sebelumnya tersingkir di perempat final Copa del Rey. Setien menilai timnya masih memerlukan perbaikan. "Kami masih kehilangan banyak hal," kata dia. halaman 3 dari 3







Berita Terkait


1580442001481

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?