Dihadapkan dengan Sanksi FIFA, Thailand Bisa Senasib dengan Indonesia


  •    Robert
  •    10/02/20 - 13:30
  •    4093

FAT

Badan sepakbola dunia atau FIFA telah memperingatkan Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) bahwa mereka bisa mendapat sanksi internasional jika terjadi gangguan eksternal selama proses pemilihan ketua umum federasi negara itu.

FAT telah melarang mantan kepala Worawi Makudi bersaing melawan petahana Somyot Poompanmoung untuk jabatan presiden dalam pemilihan yang akan datang.

Hal ini membuat Worawi untuk mengajukan keluhan di Otoritas Olahraga Thailand (SAT).

Dan FIFA sekarang telah mengatakan kepada FAT bahwa mereka dapat menghadapi sanksi termasuk kemungkinan penangguhan jika tidak dapat "mengelola urusannya secara independen dan tanpa pengaruh yang tidak semestinya dari pihak ketiga."

"Kami mengakui penerimaan surat-surat Anda tertanggal 29 Januari dan 5 Februari 2020 sehubungan dengan proses pemilihan FAT, dan terima kasih untuk itu," kata Veron Mosengo-Omba, Chief Associations Officer di FIFA dalam sebuah surat kepada FAT sekretaris jenderal Korrawee Prissananantakul.

“Dalam konteks ini, kami memperhatikan dengan seksama komentar Anda terkait dengan dugaan upaya untuk ikut campur dalam proses pemilihan FAT. Seperti yang Anda tunjukkan dalam surat Anda, FAT sebagai asosiasi anggota FIFA berkewajiban mengelola urusannya secara independen dan tanpa pengaruh yang tidak semestinya dari pihak ketiga, ”katanya.

"Setiap pelanggaran kewajiban ini dapat menyebabkan sanksi yang diatur dalam Statuta FIFA, termasuk kemungkinan susspension. Oleh karena itu, kami berharap FAT akan dapat melaksanakan proses pemilihannya secara independen dan penuh kepatuhan dengan Statuta FAT dan Kode Pemilihan dan mengadakan kongres elektif seperti yang direncanakan pada tanggal 12 Februari 2020 pada kesempatan di mana pengamat FIFA dan AFC akan hadir, "kata FIFA.

"Dalam hal ini, kami mendorong Anda untuk segera memberi tahu kami tentang segala pengaruh yang tidak semestinya dalam proses pemilihan, khususnya mengenai setiap langkah selanjutnya yang mungkin diambil SAT dalam hal ini," tambahnya.


halaman 2 dari 2
Sementara itu, Ketua SAT Gongsak Yodmani mengatakan bahwa organisasinya tidak akan ikut campur dalam pemilihan presiden FAT, tetapi menginformasikan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap FAT setelah pengaduan Worawi.

Indonesia bisa menjadi contoh bagi Thailand, dimana PSSI mendapat larangan sanksi FIFA pada 30 Mei 2015 setelah adanya intervensi dari kementerian olahraga Indonesia dan PSSI gagal menyelesaikan perselisihan antar berbagai pihak.

Penangguhan tersebut mengakibatkan Timnas Indonesia kehilangan sepak bola internasional untuk waktu yang lama termasuk kualifikasi Piala Dunia 2018 dan juga Kualifikasi Piala Asia 2019.
Terakhir diubah:  12/02/20 - 09:33







Berita Terkait


1579057684888

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?