Manchester City Tuntut UEFA Karena Pelanggaran Laporan Keuangan Mereka Bocor


  •    Robert
  •    13/02/20 - 10:20
  •    431

Red Letter Days

Manchester City meminta ganti rugi kepada Badan Sepakbola Eropa atau UEFA atas apa yang mereka duga sebagai kebocoran "tidak sah" kepada media sehubungan dengan penyelidikan terhadap kemungkinan pelanggaran Financial Fair Play (FFP).

Pengadilan Arbitrase Olahraga (Cas) menolak klaim klub, menyatakan bahwa mereka "tidak berdasar" dan "tidak dapat diterima dalam tuntutan".

City kehilangan tuntutan awal untuk meminta Cas menghentikan penyelidikan UEFA, pada bulan November.

Putusan FFP dari ruang pengadilan UEFA dianggap semakit dekat.

UEFA meluncurkan penyelidikan setelah surat kabar Jerman Der Spiegel menerbitkan dokumen bocor yang menuduh City telah menggelembungkan nilai kesepakatan sponsor, dan itu adalah sebuah pelanggaran dalam regulasi UEFA di Financial Fair Play.




Laporan yang menuduh City - yang menyangkal kesalahan - sengaja menyesatkan UEFA agar mereka dapat memenuhi aturan FFP yang mengharuskan klub mencapai titik impas dalam neraca keuangan.

Juara Liga Premier, Piala FA dan pemenang Piala Liga ini pada akhirnya didenda 49 juta pounds (Rp 870 miliar) pada 2014 karena pelanggaran peraturan sebelumnya.

Media Eropa mengklaim bahwa UEFA sebelumnya mengatakan mereka ingin City dilarang dari Liga Champions untuk satu musim jika mereka dinyatakan bersalah karena melanggar aturan keuangan. halaman 2 dari 2







Berita Terkait


1580963401440

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?