PT LIB Masih Berutang Rp3,4 Miliar, Sriwijaya Usul Liga 2 Ditunda


  •    Gerry Putra
  •    13/02/20 - 21:30
  •    980

Istimewa

Sriwijaya FC mengusulkan kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk tidak memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menggelar Liga 2 2020.

Menurut manajemen Sriwijaya FC, PT LIB selaku operator kompetisi masih menunggak utang mencapai Rp3,4 miliar. Utang itu meliputi rating televisi dan subsidi klub di Liga 1 2017 dan 2018.

"Kenapa operator liga profesional masih menunggak ke klub. Kami tidak melihat klub yang lain, tapi Sriwijaya sudah dua tahun bahkan hampir tiga tahun, dibayar tapi dicicil," ujar Manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, di Kantor BOPI, Kamis (13/2/2020).

"Kami juga minta kalau belum ada penyelesaian yang baik, ditunda saja kompetisi Liga 2 ini," tambah Hendri.

"Jadi ini adalah sejarah kedua BOPI bahwa operator profesional tidak menyelesaikan masalah, kompetisi harus ditunda juga. Ini supaya tegas saja," ucapnya.




Menanggapi hal tersebut, Ketua BOPI Richard Sam Bera akan menganalisis dan meminta laporan LIB terkait masalah Sriwijaya. BOPI juga akan mempertemukan operator dengan Sriwijaya.

"Kami siap membantu seluruh klub yang ikut kompetisi harus menyelesaikan hak dan kewajibannya. Itu yang kami tekankan kepada semua klub. Harapan kami sebelum kickoff Liga 2 2020, masalah ini sudah selesai," tutur Richard.

"Semua menginginkan liga berjalan. LIB juga pasti ingin liga bergulir dengan mulus. Saya tidak mau berandai-andai, tapi kami punya instrumen rekomendasi yang harus dipatuhi," tukasnya.
Terakhir diubah:  13/02/20 - 23:13






Video Trending



Berita Terkait


1593910802124

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?