Ternyata Ini Makanan Indonesia yang Paling Dikangenin Pemain Garuda Select


  •    Adil Pradipta
  •    14/02/20 - 18:20
  •    405

Bolalob/Adil Pradipta

Jauh dari orang tua, sahabat, bahkan mungkin pacar, para pemain Garuda Select juga kangen makanan Indonesia.

Wawancara eksklusif Bolalob dengan penyerang Garuda Select, Alfriyanto Nico, saat berada di Como, Italia

Alfriyanto Nico Saputro hanya mengenakan jaket tipis melawan udara dingin pegunungan sebelah utara wilayah Albavilla ketika kami berbincang di teras hotel yang ditempati Garuda Select selama pemusatan latihan di Como, Italia. Selama hampir sepekan saya berada di sini suhu berkisar 0-9 derajat celsius.

Como, kota kecil dekat perbatasan Italia-Swiss ini lebih dikenal sebagai tujuan wisata daripada sepak bola. Bahkan salah satu staff hotel bercerita artis Hollywood, George Clooney, memilki villa tidak jauh dari sini.




"Latihan pertama itu sangat bagus cuma terkendala cuaca berbeda itu membuat pengaruh ke teman-teman juga tapi setelah jalannya waktu kita bisa beradaptasi dan semua itu hasil kerja keras kita semua," tutur penyerang Garuda Select ini.

Tidak banyak hiburan di daerah sekitar.

Ketika Nico ditanya apa yang dilakukan pemain yang membela Persija di Liga 1 U-16 2019 ini untuk mengusir bosan, teman sekamar Rafli Asrul ini biasanya video call keluarga di Indonesia atau bermain video game dengan pemain Garuda Select lainnya di kamar Kakang Rudianto.

“Brylian (Aldama) sama Andre (Oktaviansyah) paling jago main FIFA,” ujar Nico sambil tertawa.

halaman 2 dari 2
Makanan Indonesia bikin kangen Selengkapnya  

Akan tetapi yang sulit adalah membayar rindu lidah kepada cita rasa nusantara. Terlebih lagi makanan favorit Cah Solo ini hampir mustahil ditemukan di Eropa; oseng tempe.

“Paling kangen dari Ibu sih oseng tempe paling kangen saya,” ucap Nico murah senyum.

Saya setuju dengan pemain kelahiran 3 April 2003 ini memang tidak ada yang bisa mengalahkan masakan ibu. Semahal apa pun makanan di restoran berbintang masih kalah dari masakan ibu.

“Pernah terus Ibu nanggepin (saat video call, RED) ‘nanti nak kalau sudah balik Ibu masakin satu wajan penuh’ gitu,” lanjut Nico.




Untuk sementara ini penyerang yang sudah menyarangkan tujuh gol untuk Garuda Select harus bersabar. Pasta dan daging menjadi menu utama untuk membangun fisik Nico. Agar menjadi lebih kuat bersaing melawan bek-bek dari akademi klub Inggris dan Italia.

Perkembangan fisik anak-anak Indonesia di bawah arahan pelatih fisik Jake Fitz Simmons menjadi salah satu fokus dari Direktur Teknik Garuda Select Dennis Wise dan Pelatih Kepala Des Walker. Performa dan daya tahan para pemain digenjot dengan berlatih gym tiga kali dalam seminggu. Setiap pemain memiliki program individu masing masing.

“Walau badan kecil kita harus berani yang penting kita bertekad buat menang. Di situ saya harus kerja keras lagi karena badan saya kecil lawannya besar-besar dan saya di sini juga dapat bimbingan dari Coach Jake untuk membesarkan badan,” kata Nico bersemangat.

Perjalanan masih panjang Nico. Semoga bisa tambah banyak gol untuk Garuda Select sebelum kembali ke Tanah Air. Ingat, sewajan penuh oseng tempe sudah menunggu di rumah.

Alfriyanto Nico melawan pemain akademi Inter Milan. (Bolalob/Adil Pradipta)



Mengejar Garuda Select - Akhirnya Tiba di Como

Terakhir diubah:  15/02/20 - 17:27







Berita Terkait


1581341401978

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?