PT LIB Buka Suara Soal Polemik Hak Siar Liga 1 2020


  •    Gerry Putra
  •    26/02/20 - 10:00
  •    2844

Liga Indonesia Baru

Operator Liga Indonesia Baru (LIB) menjelaskan polemik hak siar Liga 1 2020. Komisaris PT LIB, Endri Erawan menyebut Emtek secara esklusif pemegang hak siar untuk tayangan Free to Air (FTA).

Selain FTA, Emtek juga mendapatkan hak siar untuk menayangkan pertandingan Liga 1 2020 melalui jaringan Over The Top (OTT) dan streaming melalui vidio.com. Sebelumnya MNC juga mendapat hak siar. Namun, hak siar yang didapat tidak esklusif untuk FTA dan OTT.

“Tapi MNC Vision bisa menayangkan pertandingan Liga 1 2020 hanya untuk tayangan di televisi berbayar dan melalui streaming. Memang di tayangan streaming ini ada sedikit konflik,” kata Endri, Selasa (25/2/2020).




LIB sudah berkomunikasi dengan kedua pihak dan menegaskan bahwa tayangan streaming tidak ada yang mendapat hak siar. Akan tetapi tayangan streaming hanya bisa dinikmati oleh kedua pelangga stasiun televisi itu.

Bahkan, LIB saat ini berencana untuk menambah satu layanan streaming lainnya. Hal itu sebagai komitmen PSSI untuk menyiarkan tayangan Liga 1 2020 sebanyak-banyak.

“Bahkan kami juga mau ada deal dengan Indihome untuk bisa menayangkan Liga 1 2020 melaui Usee TV,"

"Sebab arahan Ketua Umum PSSI, supaya LIB bisa sebanyak-banyaknya menjual hal siar ini karena kita butuh banyak biaya, salah satunya untuk membayar wasit dan lain-lain,"

"Berarti kami harus bisa dapat banyak sponsor. Nah kami lihat dari broadcasting ini mana yang bisa dijual ke sponsor,” tukasnya.







Berita Terkait


1585917001393

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?