Soal Klub Liga 2 yang Berutang, PSSI Ingatkan Agar Selalu Menjaga Stabilitas Finansial


  •    Kukuh Wahyudi
  •    13/03/20 - 22:00
  •    534

Mochamad Iriawan, Ketua Umum PSSI. (PSSI)

Menatap sepak mula Liga 2 2020, masih ada lima tim kontestan yang memiliki utang kepada pemainnya. Mereka adalah PSPS Riau, Kalteng Putra, Mitra Kukar, Perserang, dan PSMS Medan.

Perserang memiliki tunggakan gaji sebesar Rp77 juta, PSMS Rp 240 juta, PSPS Rp781 juta, Mitra Kukar Rp911 juta, dan Kalteng Putra Rp1,9 miliar.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengimbau agar kelima tim tersebut segera menuntaskan gaji pemainnya yang tertunggak.

"Kami mengimbau dan mengapresiasi kepada lima klub ini untuk dapat melakukan upaya penyelesaian kewajiban kepada pemain. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen dan dukungan dari klub demi mewujudkan aspek keolahragaan pada umumnya serta industri sepakbola khusunya kearah yang lebih profesional,” kata Iriawan di situs resmi Liga 1.




“PSSI ingin agar Liga 2 2020 berjalan lancar, aman, damai, dan semua pihak mendukung jalannya kompetisi ini. PSSI pun meminta untuk klub-klub menjaga stabilitas finansial. Kami berharap kedepannya tidak lagi menghadapi masalah finansial yang dapat mengganggu jalannya kompetisi,” tuturnya melanjutkan.

Sementara itu, sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dan BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia), telah mengizinkan Liga 2 tetap dimulai pada Sabtu, 14 Maret 2020, meski ada lima tim yang masih punya utang kepada pemain.

Menurut Amali, utang-utang klub dapat dibayarkan melalui dana subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang nilainya mencapai Rp1,150 miliar. Namun, jika ada tim yang memiliki tunggakan gaji lebih dari subsidi itu diserahkan kepada LIB dan PSSI.





Video Trending



Berita Terkait


1590811201276

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?