Krisis Keuangan Akibat Libur Virus Corona, Tim Malaysia Berencana Potong Gaji Pemain


  •    Kukuh Wahyudi
  •    22/03/20 - 13:30
  •    858

Kelantan FA. (Foxsportasia.com)

Terhentinya Liga Premier Malaysia (kasta kedua) 2020 karena virus Corona berbuntut pada memburuknya kondisi keuangan klub pesertanya. Kelantan FA menjadi contoh korbanya.

Bahkan, karena kesulitan keuangan, mereka sampai memutuskan untuk memotong gaji pemainnya. Pihak manajemen mentatakan bahwa tak adanya pertandingan berujung pada hilangnya pemasukan dana dari penjualan tiket. Alhasil, Kelantan bisa dikatakan krisis keuangan saat ini.

“Kami berharap para pemain memahami situasi kami. Tanpa pertandingan menyebabkan kami kekurangan dana," ucap Sekretaris Jenderal Kelantan, Husin Deraman, mengatakan kepada New Straits Times.

"Kami kehilangan sekitar RM 100.000 (sekitar Rp365 juta) setiap kali tidak ada pertandingan. Pendapatan itu sangat dibutuhkan untuk menopang pengeluaran tim,” ucapnya lagi.




Saat ini manajemen tengah berkoordinasi dengan para pemainnya terkait opsi pemotongan gaji tersebut.

“Kami harus bertemu para pemain dan berbicara tentang perlunya memotong gaji. Tapi ini hanya sementara sampai liga berlanjut,” katanya.

Sementara itu, Kelantan mengakui bahwa setiap bulannya mereka membutuhkan dana sebesar Rp1,8-2,1 miliar untuk memutar roda organisasi klub mereka.
Semoga kondisi ini tak menular ke Liga 1 dan Liga 2! halaman 2 dari 2





Video Trending



Berita Terkait


1590882602232

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?