PT LIB Mendukung Putusan Force Majeure Liga 1 2020 dari PSSI


  •    Gerry Putra
  •    28/03/20 - 07:00
  •    691

Liga Indonesia Baru

PT Liga Indonesia Baru (LIB) mendukung penuh keputusan PSSI perihal force majeure kompetisi Liga 1 musim 2020. Keputusan tersebut juga berujung pada penundaan kompetisi hingga 29 Mei mendatang.

Sesuai dengan Surat Keputusan PSSI yang bernomor SKEP/48/III/2020 tentang kompetisi Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 dalam status keadaan tertentu darurat bencana Virus Corona (Covid-19), maka PSSI menetapkan bahwa bulan Maret, April, Mei dan Juni 2020 adalah status dalam keadaan kahar (force majeure).




Berikutnya, PSSI juga memutuskan apabila status tertentu darurat bencana tidak diperpanjang oleh pemerintah RI, maka PSSI menginstruksikan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk dapat melanjutkan kompetisi Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 terhitung setelah tanggal 1 Juli 2020.

Sebagai operator kompetisi Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mendukung penuh keputusan PSSI tersebut.

“Menilik dan memerhatikan kondisi saat ini, kami mendukung penuh keputusan tersebut. Kami mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia terhadap penyebaran virus Corona dan menghormati keputusan BNPB tentang perpanjangan status tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia hingga 29 Mei 2020,” jelas Direktur Utama PT LIB, Cucu Sumantri.

“Kami juga akan mempersiapkan segalanya jika kompetisi Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 akan digelar kembali setelah tanggal 1 Juli 2020,” tambahnya.

Lebih lanjut, Cucu Somantri juga menegaskan bahwa LIB mengutamakan kepentingan untuk kesehatan dan keselamatan pemain serta masyarakat. “Seperti yang kita informasikan ke publik beberapa pekan lalu saat extraordinary meeting yang diikuti seluruh manajer Liga 1 dan Liga 2 2020, bahwa aspek kesehatan di atas segalanya. Itu harus diprioritaskan,” pungkasnya.





Video Trending



Berita Terkait


1590909338055

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?