Klub Mewah di Malaysia Potong Gaji Pemain dan Menyumbangkan Sebagian Sisanya


  •    Kukuh Wahyudi
  •    01/04/20 - 06:00
  •    403

Johor Darul Ta'zim. (instagram/@officialjohor)

Per 31 Maret 2020, tercatat ada 2.766 kasus dan 43 di antaranya meninggal dunia di Malaysia. Pemerintah negeri jiran pun sudah menerapkan skema lockdown sejak pekan lalu.

Kondisi tersebut tentu berefek kepada semua bidang, termasuk sepak bola. Klub-klub kesulitan keuangan karena roda bisnis mereka terhenti.

Klub mewah Liga Super Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT), pun mengalaminya. Alhasil, mereka memangkas gaji pemainnya sebesar 33 persen.

Para pemain ikhlas dengan kondisi itu. Bahkan, mereka bakal menyumbangkan sebagian sisa gajinya untuk membantu penanganan virus Corona.




"Karena tuntutan kemanusiaan di tengah wabah COVID-19 yang menimpa semua lapisan masyarakat, para pemain, pelatih dan staf klub JDT telah sepakat dengan pemotongan gaji 33% dan menyumbangkan sebagian dari gaji mereka ke dana bencana Johor," tulis pernyataan klub di akun Facebook resmi mereka.

Sementara itu, terkait kejelasan Liga Super Malaysia dan Malaysia Premier League, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah menhentikan kompetisinya hingga waktu yang belum ditentukan. halaman 2 dari 2
View this post on Instagram

We miss you 🔴🔵• #JDT #LuaskanKuasamuJohor

A post shared by JOHOR DARUL TA’ZIM FC (@officialjohor) on






Video Trending



Berita Terkait


1590882602232

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?