10 Konglomerat ASEAN Yang Jadi Pemilik Klub Eropa


  •    Robert
  •    01/04/20 - 19:30
  •    6.652

10 Konglomerat ASEAN Yang Jadi Pemilik Klub Eropa
Bolalob

Memiliki klub sepak bola di Inggris atau klub Eropa lainnya sedang menjadi mainan favorit miliarder asal Asia Tenggara. Pemilik Chelsea Roman Abramovich dan Mansour bin Zayed al-Nahyan dari Manchester City telah menerima banyak sorotan dengan investasi besar mereka termasuk membeli beberapa pemain terbaik dunia. Namun mereka bukan satu-satunya yang bermain di bisnis itu.

Baca Juga :


Dipicu oleh semangat dan kehausan akan kemenangan, para taipan yang kaya dan berkuasa ini membawa cintanya pada sepakbola ke tingkat selanjutnya - dengan membeli klub sepak bola favorit mereka. Berikut adalah beberapa klub nama besar yang saat ini didukung oleh orang terkaya di kawasan ini:

1. Peter Lim (Valencia)

Club Market Value: 524 juta euro



Miliarder Singapura Peter Lim membeli 70,4 persen saham Valencia pada Mei 2014 dengan harga 420 juta pounds, menjadikannya pemilik baru klub. Di musim pertama mereka di bawah pemilik baru, Valencia finis keempat di liga domestik, memungkinkan mereka untuk tampil di Liga Champions musim 2015/16.

Valencia sukses meraih gelar juara Copa del Rey pada musim 2018/19 lalu. Lim pernah mengajukan penawaran gagal untuk membeli klub Inggris Liverpool. Ia juga memiliki saham minoritas di klub Salford City FC bersama dengan mantan pemain Manchester United atau Class of 92.

2. Vincent Tan (Cardiff City & K.V. Kortrijk)

Club Market Value: 64.4 juta euro + 22.6 juta euro = 87 juta euro



Tan memiliki koleksi klub-klub Eropa, termasuk FK Sarajevo, yang ia beli pada 2013 dan pad aakhirnya dijual ke pengusaha Vietnam pada tahun lalu. Selanjutnya ada klub Belgia KV Kortrijk, yang ia beli tahun lalu dan Cardiff City FC, klub yang ia beli pada 2010 seharga 6 juta pound ketika mereka ada di Championship.

Masa jabatannya sebagai pemilik telah dirusak oleh kontroversi menyusul keputusannya untuk mengubah warna klub dari biru menjadi merah. The Bluebird julukan klub Wales itu, juga berhasil bertahan satu tahun di sepakbola papan atas Liga Primer pada 2013/14 sebelum diturunkan. Tetapi Tan sangat gigih dalam upayanya untuk mengubah Cardiff menjadi klub yang sukses dan menguntungkan dan dia berhasil mengurangi hutang mereka sebesar 140 juta pounds dan berjanji klubnya untuk bebas hutang pada tahun 2021.

3. Tony Fernandes (Queens Park Rangers)

Club Market Value: 42.2 juta euro



Pemilik dari maskpai penerbangan low cost, AirAsia memiliki QPR pada tahun 2011 dan sukses promosi mereka ke Liga Premier di musim yang sama. Fernandes membeli klub London Barat dengan nilai 35 juta pounds dan memperoleh sebagian besar kepemilikan. Selama kepemilikannya QPR tampil selama tiga musim di Liga Primer. halaman 2 dari 4
4. Vichai Srivaddhanaprabha (Leicester City & Oud-Heverlee Leuven)

Club Market Value: 504 juta euro + 12 juta euro = 516 juta euro



CEO King Power Duty Free dan miliarder Thailand Srivaddhanaprabha membeli Leicester City pada tahun 2010 untuk jumlah yang dirahasiakan saat mereka tampil di Championship Division. Di bawah arahan Vichai, The Foxes promosi ke Liga Premier pada tahun 2013 dan sukses meraih gelar Liga Primer pada musim 2015/16.

Namun tragedi menghampiri klub itu, ketika sang pemilik meninggal dunia saat helikoper yang ditumpanginya jatuh di The King Power Stadium. Kejadian tersebut terjadi setelah pertandingan Leicester City melawan West Ham United pada 27 Oktober 2018.

5. Narin Niruttinanon (Reading)

Club Market Value: 53.2 juta euro



Pengusaha Thailand, Narin Niruttinanon bertujuan untuk meningkatkan pengaruh mereka di sepakbola Inggris dengan membeli saham dari klub Football League Championship, Reading pada tahun 2014.

Putra dari taipan Cheng Niruttinanon menghabiskan 26 juta pounds untuk membeli 50 persen saham Reading. Niruttinanon memiliki visi jangka panjang untuk Reading dalam meraih kesuksesan di sepakbola Inggris.

6. Dejphon Chansiri (Sheffield Wednesday)

Club Market Value: 43.2 juta euro



Dilaporkan Chansiri menghabiskan 37,5 juta pounds untuk membeli Sheffield Wednesday tahun lalu dan taipan asal Thailand yang memiliki bisnis tuna sangat ingin membawa klubnya sukses lagi. Dia mulai dengan melunasi hutang klub dan baru-baru ini mengubah puncaknya untuk merayakan warisan Sheffield Wednesday di sepakbola Inggris.

7. Robert Budi Hartono (Como 1907)

Club Market Value: 3.6 juta euro



Pemilik Grup Djarum yang merupakan orang terkaya nomor satu di Indonesia melalui SENT Entertainment LTD mengakuisisi klub divisi 3 Italia, Como 1907 pada tahun 2019. Como yang saat ini berkutat di Serie C sempat menembus Serie A pada musim 2002-2003.

Kabarnya klub ini akan dijadikan tempat menimba ilmu para pemain muda berbakat Indonesia melalui prgram Garuda Select. halaman 3 dari 4
8. Sumrith Thanakarnjanasuth (Oxford FC)

Club Market Value: 12.4 juta euro



Pengusaha asal Thailand ini bekerjasama dengan dua konglomerat asal Indonesia, Anindya Bakrie dan Erick Thohir, nama terakhir baru saja menjual saham kepemilikannya di Inter kepada Sunning Grup (China).

Misi mereka adalah membawa Oxford United menembus Divisi Championship dalam waktu dua tahun mendatang.

9. Wandi, Lukito, dan Paulus Wanandi (Tranmere Rovers)

Club Market Value: 3.3 juta euro



Tahun 2019 lalu Chairman Tranmere Rovers, Mark Palios, mengumumkan Santini Group akan memiliki saham minoritas di klub berjuluk Super Whites itu. Grup tersebut dimiliki oleh tiga bersaudara asal Indonesia, Wandi, Lukito, dan Paulus Wanandi.

Santini Group adalah induk usaha asal Indonesia yang memiliki jenis usaha di bidang peralatan otomotif, infrastruktur, sumber daya alam, pengembangan properti, dan jasa. Perusahaan ini dibentuk oleh Sofjan Wanandi pada tahun 1994.

10. Nguyen Hoai Nam (FK Sarajevo)

Club Market Value: 10.6 juta euro



Pengusaha asal Vietnam, Nguyen Hoai Nam telah mengakuisisi klub sepakbola FK Sarajevo Bosnia pada tahun 2019 lalu. Menurut publikasi Bosnia, dia bersama dengan bekerja sama dengan The Promotion Fund for Vietnamese Football Talent (PVF) untuk mengakuisisi 60 persen klub sepakbola Bosnia dari pemilik sebelumnya, Vincent Tan. halaman 4 dari 4
Terakhir diubah:  07/04/20 - 08:14






Video Trending



Berita Terkait


1600333801299

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?