Bhayangkara FC Ingin Kasus Saddil Diselesaikan di Internal Keluarga


  •    Gerry Putra
  •    04/04/20 - 16:31
  •    1509

Gerry Putra/Bolalob

Sayap Bhayangkara FC, Saddil Ramdani menjadi tersangka kasus penganiayaan di Kendari. Pihak klub menerangkan bahwa itu merupakan masalah internal keluarga sang pemain.

Saddil sebelumnya sudah dilaporkan ke polisi setelah diduga melakukan pengeroyokan dan penganiayaan kepada korban atas nama Irwan (25 tahun) Jumat (27/3/2020) di Kota Kendari.

Dari keterangan Polres Kendari, korban mengalami luka sobek di kepala bagian kanan dan luka di area bibir. Saddil pun terancam dengan hukuman penjara, sesuai dengan Pasal 351 Ayat 1 dan 170 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.




"Bhayangkara FC menyerahkan kasus ini sesuai dengan mekanisme yang ada. Sebenarnya ini masalah yang bersinggungan dengan keluarga. Kami berharap masalah ini bisa diselesaikan di internal keluarga," ujar COO Bhayangkara FC, Sumardji kepada Bolalob.

Namun, jika memang tetap berlanjut ke jalur hukum, Bhayangkara FC mengikuti aturan yang ada. Aturan tersebut dalam ranah hukum dan juga terkait dengan sanksi yang tertuang dalam kontrak pemain.

"Jika memang tetap di jalur hukum, kami ikuti mekanisme yang ada. Soal sanksi untuk Saddil di kontrak sudah tertera. Tinggal kita lihat nanti perkembangannya. Harapan kami, masalah Saddil ini bisa diselesaikan di internal keluarga lebih dulu," tuturnya.

Andai bersalah, nasib Saddil di Bhayangkara FC menjadi tak menentu. Bahkan tidak menutup kemungkinan pihak klub berjuluk The Guardian itu memberikan sanksi berat, seperti pencoretan dari Bhayangkara FC.





Video Trending



Berita Terkait


1591326002318

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?