Ketum PSSI Komentari Kasus Saddil Ramdani


  •    Gerry Putra
  •    05/04/20 - 16:00
  •    634

Gerry Putra/Bolalob

Ketua Umum PSSI, Mocahamd Iriawan mengatakan bahwa kasus yang menimpa pemain Bhayangkara FC, Saddil Ramdani harus menjadi pelajaran bagi pemain lainnya.

Iriawan ingin agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. Status pesepak bola atau apapun dianggap sama di mata hukum.

“Prinsip equality before the law berlaku bagi semua warga negara Indonesia. Ini sesuai Pasal 27 UUD 1945 yang menyatakan, ‘Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya’,” ujar Iriawan dari laman PSSI.




Oleh karena itu, Iriawan pun meminta agar setiap pesepak bola nasional untuk menjaga sikap di dalam maupun di luar lapangan.

Sebagai sosok publik melalui prestasi dan juga pemberitaan media, pesepak bola idealnya mesti menjadi contoh bagaimana berperilaku terpuji.

Saddil Ramdani dilaporkan atas dugaan pengeroyokan ke Polres Kendari pada 28 Maret 2020 yang tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/109/III/2020.

Dalam prosesnya, status Saddil Ramdani naik menjadi tersangka dugaan pengeroyok korban yang merupakan seorang pria berusia 25 tahun.





Video Trending



Berita Terkait


1591084801678

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?