Ada Kasus Suap di Pemilihan Tuan Rumah Piala Dunia 2018 & 2022


  •    Robert
  •    07/04/20 - 15:00
  •    626

Ada Kasus Suap di Pemilihan Tuan Rumah Piala Dunia 2018 & 2022
Hürriyet Daily News

Rusia dan Qatar dilaporkan menawarkan dan membayar suap untuk mendapatkan suara dalam proses penunjukan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

Sebuah dakwaan yang diajukan oleh jaksa federal di New York, Amerika Serikat sebagai bagian dari investigasi yang telah berjalan lama mengenai korupsi di sekitar badan pengatur sepak bola dunia (FIFA).

Jaksa Federal itu mengklaim beberapa mantan anggota komite eksekutif FIFA ditawari atau memang menerima suap terkait dengan suara mereka.

Baca Juga :


Diduga bahwa Ricardo Teixeira yang merupakan mantan presiden Konfederasi Sepakbola Brasil (CBF), lalu ada mantan presiden COMNEBOL yang sudah meninggal, Nicolas Leoz dan seorang rekan konspirator lainnya ditawari dan menerima suap untuk memastikan suara mereka jatuh kepada Qatar dalam menggelar Piala Dunia 2022.

Mantan wakil presiden FIFA dan mantan presiden CONCACAF Jack Warner dituduh dijanjikan dan menerima pembayaran sejumlah $ 5 juta untuk memilih Rusia menjadi tuan rumah turnamen 2018.

Rafael Salguero, mantan kepala sepak bola Guatemala yang mengaku menerima suap sebagai imbalan atas suaranya dalam proses untuk Piala Dunia 2018, dituduh telah dijanjikan suap $ 1 juta untuk memilih Rusia. halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1605668402235

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?