APPI Membuka Layanan Aduan Pemain di Masa Pandemi Corona


  •    Gerry Putra
  •    08/04/20 - 13:30
  •    236

APPI

Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) merangkul pemain yang tidak terima dengan pemberian gaji selama kompetisi dihentikan akibat pandemu virus corona atau Covid-19.

APPI membuka layanan aduan seiring dengan kebijakan PSSI terkait dengan penyesuaian gaji pemain. PSSI memberikan keputusan 25 persen gaji diberikan kepada pihak klub selama pandemi corona.

"Kalau ada yang melaporkan ke APPI pasti diterima. Pemain berhak mengajukan keberatan. Kami akan melihat sikap pemain seperti apa. Pemain seharusnya diajak bicara untuk negoisasi dan menandatangani kesepakatan (gaji), karena kan pasti bakal ada revisi kontrak," kata Kuasa Hukum APPI, Riza Hufaida.




"Kalau pemain menerima dan tanda tangan ya apa boleh buat, tidak bisa dikomplain lagi. Tapi kalau ada pemain yang tidak terima gaji sudah ditransfer dan pemain tersebut mau komplain, ya kami tampung," tambahnya.

Pandemi corona berimbas panjang. Kompetisi dihentikan sampai 29 Mei 2020, mengikuti kebijakan status tanggap darurat Virus Corona yang dikeluarkan Pemerintah Republik Indonesia.

Liga 1 bisa berjalan kembali setelah tanggal 1 Juli 2020, jika Pemerintah Republik Indonesia mencabut status tanggap darurat Virus Corona atau kondisi kondusif. Namun jika tidak, kompetisi akan dihentikan.

APPI sudah melayangkan surat keberatan kepada PSSI atas kebijakan gaji 25 persen tersebut. Namun, PSSI belum merespons surat dari APPI.





Video Trending



Berita Terkait


1590798602058

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?