Kisah Gelandang Asing Persebaya dalam Masa Karantinanya di Australia


  •    Kukuh Wahyudi
  •    08/04/20 - 15:30
  •    291

Aryn Williams, gelandang Persebaya asal Australia. (Persebaya)

Gelandang Persebaya, Aryn Williams, memang sudah pulang kampung ke Australia sejak sekitar sembilan hari lalu. Namun, ia belum bisa bertemu keluarganya di sana.

Pasalnya, pemerintah Australia mewajibkan semua orang yang masuk ke negaranya agar dikarantina lebih dulu selama 14 hari. Setelah itu baru yang bersangkutan "dibebaskan.

“Harus diakui ini cukup sulit, tetapi harus dilakukan. Sisa enam hari lagi (per 7 April 2020). Ya ini sudah separo jalan,” tuturnya seperti dikutip dari situs resmi Persebaya.

Selama menjalani karantina di sebuah hotel di daerah Perth, Australia, ia mengaku tak banyak hal yang bisa dilakukan. Meski begitu, ia tetap menjadwalkan latihan satu setengah jam setiap harinya.




“Kemudian istirahat sebelum makan siang. Setelah itu menghubungi keluarga menanyakan kabar. Tak lupa menonton televisi, nonton netflix, main games kartu, dan cuci baju. Itu saja, tidak banyak pilihan,” ucapnya lagi.

Sementara itu, ia pun bercerita soal makanan yang disajikan pemerintah Australia untuknya dan orang-orang lain yang dikarantina.

“Menu makanan ada banyak macam berbeda-beda setiap harinya. Untuk breakfast mulai dari sereal, pancake. Waktu makan siang terkadang dapat sandwich atau salad. Sementara waktu makan malam kami mendapat ayam, pasta,” ujar pemain berusia 26 tahun itu.

“Pemerintah juga menyiapkan petugas kesehatan yang akan datang ke setiap kamar hotel. Mereka memeriksa dan menanyakan kondisi kami. Mereka tidak melakukan tes, mungkin karena kami tidak menunjukan gejala. Kalau misal ada gejala, sepertinya petugas kesehatan akan langsung melakukan tes,” kata Aryn melanjutkan. halaman 2 dari 2





Video Trending



Berita Terkait


1588683602193

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?