Edgar Amping Dicoret Sekolah Demi Memburu Mimpi Sepak Bola di Eropa


  •    Gerry Putra
  •    26/04/20 - 17:00
  •    1.218

Edgar Amping Dicoret Sekolah Demi Memburu Mimpi Sepak Bola di Eropa
Mola TV

Perjalanan Garuda Select dalam menjalani latihan di Inggris terekam di program Dream Chaser Garuda Select yang tayang di Mola TV. Momen berharga terekam jelas dalam program tersebut termasuk kemenangan pertama di tanah Inggris.

Pada Rabu (6/11/2019) Garuda Select berhasil mencatatkan kemenangan pertamanya selama berlatih di Inggris. MK Dons U-18 menjadi tim yang merasakan keganasan Garuda Select. Kemenangan tersebut tidak didapat dengan mudah, bahkan nyaris gagal.

Pekan ketiga menjadi ujian bagi para pemain. Namun, semangat mereka tidak patah begitu saja untuk mendapatkan kemenangan. Hasil imbang 1-1 melawan Mansfield U-18 di laga sebelumnya, menjadi evaluasi dan pelajaran yang dipetik bagi para pemain.

Baca Juga :


Sisi humanis yang ditampilkan di episode 4 ini, adalah tercoretnya pemain asal Makassar, Edgar Amping dari sekolahnya. Seperti kebanyakan pilihan anak muda di Indonesia, sepak bola atau sekolah? Egar menjadi anak yang masuk ke dalam pilihan itu.

"Peraturan di sekolah saya harus 80 persen kehadirannya. Karena program ini berjalan tujuh bulan, jadi mereka tidak bisa. Saya tentu kecewa, tapi bukan karena pilihan saya menjadi pesepak bola, tapi karena sekolah kurang mendukung cita-cita saya," ujar Edgar yang berasal dari klub PSM Makassar.

Segala upaya dilakukan juga oleh orang tua Edgar agar pendidikan dan cita-cita sang anak tercapai dengan baik. Namun, Edgar sepertinya kadung kecewa dengan keputusan sekolah sebelumnya yang mencoretnya.

"Orang tua saya sudah bertemu dengan kepala sekolah, ada pertemuan. Sekolah menerima saya kembali, tapi sepertinya saya mau pindah sekolah saja," lanjut Egar. halaman 2 dari 3
Kecepatan Berbuah Kemenangan

Di lain cerita, hal terpenting dari episode ini adalah, diskusi untuk menyelesaikan masalah secara bersama-sama. Evaluasi menyeluruh dilakukan pelatih Desmond Walker dan asisten Danny Holmes setelah pertandingan menjadi hal yang wajib agar keselagan dalam setiap pertandingan bisa diperbaiki. Itu akan menjadi kebiasaan dan terus dibawa ketika pemain sudah memasuki dunia profesional.


"Kehidupan di sini orang-orangnya sangat sopan dan ini jadi pengalaman saya. Tim kami baik dan memiliki kekeluargaan yang erat sekali. Kami sering kumpul dan memecahkan masalah serta membicarakan kelemahan tim agar menjadi lebih baik," tuturnya.

Melawan MK Dons, Edgar tampil apik dan menemukan karakter bermain yang benar. Kecepatan dan kemampuan memanfaatkan umpan ke ruang terbuka menjadi kekuatan Garuda Select, termasuk Edgar.

Melawan tim sekelas MK Dons yang memiliki organisasi bagus dan fisik unggul, Garuda Select memanfaatkan kecepatan. Kalah postur dianggap tidak masalah karena ini akan menjadi ujian dan kemampuan untuk berkembang di masa mendatang.

Permainan cepat langsung digeber oleh Garuda Select. Pada babak pertama, Garuda Select berhasil mencuri gol lewat aksi Subhan Fajri. yang melewati kiper MK Dons. Lalu Rafi Asrul menambah keunggulan dengan sepakannya yang mencocor sisi kiri gawang MK Dons. Gol ketiga disumbang oleh Alfriyanto Nico.

MK Dons hampir saja menggagalkan kemenangan perdana Garuda Select dengan dua golnya. Sayang, klub yang dulu bernama Wimbledon itu gagal comeback dan risikonya, mereka harus merasakan kekalahan dari Garuda Select yang bermain dengan kemauan tinggi untuk menang.

"Hari ini kita mungkin bisa menang dengan empat sampai lima gol. Di akhir bahkan bisa saja kita kehilangan kemenangan karena kesalahan kecil. Ini yang harus kita hilangkan, tapi saya yakin bisa hilang dengan sendirinya dengan berlatih dan berlatih lagi," tutur Des Walker selepas pertandingan.

Garuda Select dalam pertandingan ini bisa membuktikan bahwa kecepatan bisa menjadi senjata mematikan. Namun keselahan kecil bisa berakibat fatal jika tidak diperbaiki dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya. halaman 3 dari 3








Video Trending



Berita Terkait


1622815801965

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?