Gara-gara Tukang Servis AC, Falcao Direkrut Sao Paulo


  •    Rissalah Maulana
  •    27/04/20 - 09:50
  •    633

Gara-gara Tukang Servis AC, Falcao Direkrut Sao Paulo
istimewa

Meski meraih berbagai gelar di usia keemasannya pada era 2005, Falcao rupanya masih tertarik untuk bermain di kompetisi sepakbola profesional.

Meski telah menemukan kepopuleran sebagai bintang futsal saat itu, Falcao ternyata masih menyimpan minat untuk bermain di klub sepakbola, seperti cita-cita ayah kandungnya saat dia masih di usia anak-anak.

Ada cerita menarik saat menuju jalan karir selanjutnya Falcao ini. Saat itu, saudara kandung tertuanya, Pedro, merupakan salah satu langganan tukang servis Air Conditioning (AC) di kediaman mendiang Marcelo Gouvea, Presiden klub sepakbola Sao Paulo kala itu.

Setelah rutin bercengkrama sambil membetulkan AC pelanggannya, Pedro ternyata juga menyimpan hubungan baik dengan Marcelo. Lewat hubungan dan pembicaraan ini, Falcao akhirnya ditawari untuk bermain di Sao Paulo pada musim 2005 dengan kontrak enam bulan.



Baca Juga :
halaman 2 dari 3
Direkrutnya Falcao ke dalam skuat Sao Paulo juga merupakan salah satu trik marketing dari klub tersebut. Ini karena saat itu nama Falcao sedang mentereng sebagai pemain terbaik dunia 2004.

Sayang pelatih Emerson Leao, yang merupakan kiper legendaris Brazil pemegang ban kapten pertama tim selecao di posisi penjaga gawang, tak menyetujui hal ini. Ini membuat hubungan keduanya tak harmonis.

Falcao mencetak debutnya pada 20 Januari 2005, tepat setahun setelah kematian Ayahnya yang punya mimpi melihatnya bermain sepakbola. Di laga kejuaraan Paulista tersebut, Sao Paulo menang 3-1. Falcao hanya bermain delapan menit dan mencatatkan satu peluang dan mencetak satu asis untuk gol Diego Tardelli.

Hubungan tak harmonisnya ini membuat Falcao jarang dimainkan sebagai starting oleh sang pelatih dan hanya menjalani 13 laga. Yang menarik, Falcao datang di momen yang tepat karena namanya masuk dalam daftar skuat pemenang liga Brazil dan Copa Libertadores.
halaman 3 dari 3
Beruntung, Falcao tak lama berkecimpung di sepakbola. Setelahnya Falcao kembali ke futsal memperkuat tim Malwee Jaragua.

2 Gelar Piala Dunia Futsal pada 2008 dan 2012 serta berbagai gelar mentereng lainnya didapatkan pemain yang punya banyak julukan seperti Raja Futsal dan Dewa Futsal. Yang jelas, namanya menjadi ikon di olahraga ini sekaligus menjadi inspirasi banyak pemain futsal.

Baca Juga :





Syahidansyah Lubis, Merantau untuk Jadi Pemain Futsal! - Futsal Talk






Video Trending



Berita Terkait


1592205602299

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?