Starting XI Barcelona Saat Messi Cetak Gol Perdananya, Dimana Mereka Sekarang?


  •    Robert
  •    30/04/20 - 19:30
  •    1.505

Starting XI Barcelona Saat Messi Cetak Gol Perdananya, Dimana Mereka Sekarang?
LaLiga/Barcelona-Lionel Messi

Lionel Messi telah mencetak ratusan gol di LaLiga untuk Barcelona, tepatnya 438 gol, tapi sedikit yang ingat bahwa gol pertamanya dicetak di akhir pertandingan melawan Albacete di Camp Nou, pada 1 Mei 2005 atau tepat 15 tahun lalu. Saat itu, Samuel Eto’o membuka keunggulan di menit 66, untuk membawa Barça menang 2-0 dan menjuarai gelar LaLiga.

Barça yang saat itu dilatih oleh Frank Rijkaard, kembali berjaya setelah penampilan tak memuaskan selama beberapa musim, dan berhasil meraih gelar LaLiga pertama dalam tujuh tahun. Starting XI pada pertandingan itu penuh dengan bintang-bintang ikonik, namun dimana mereka sekarang?

Víctor Valdés



Kiper asli Catalan ini sudah mengenal Messi sejak mereka berada di La Masia, dan mencatatkan hampir 400 penampilan untuk Barcelona di LaLiga dari tahun 2002 hingga 2014. Ia dikenang sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah Barcelona, ia lalu menjalani karir singkat ke Manchester United, Standard Liege, dan Middlesbrough. Setelah pensiun, ia lalu menjadi pelatih dan sempat melatih tim Juvenil A (U-19) Barça di tahun 2019.

Juliano Belletti

Full-back asal Brasil ini tak disangka-sangka mencetak gol kemenangan di final Liga Champions tahun 2006, dimana Messi harus absen karena cedera. Setelah karir singkat bersama Chelsea, dan kembali ke Brasil bersama Fluminense, ia pensiun dan sekarang menjadi duta internasional untuk Barcelona.

Oleguer Presas

Pemain asli kelahiran Catalan, Oleguer berhasil menembus tim utama dari akademi, dan mencatatkan debut tim utamanya bersama Louis van Gaal pada tahun 2003. Dapat bermain sebagai bek tengah dan bek kanan, Oleguer bermain bersama Barça hingga tahun 2008, sebelum ia pindah ke Ajax, dan pensiun di tahun 2011. Ia dikenal dengan berbagai aktivitasnya di luar sepak bola, dan saat ini ia masih terlibat dalam dunia politik dan telah menerbitkan beberapa tulisan. halaman 2 dari 4
Carles Puyol

Carles Puyol, yang disebut sebagai seorang one-club player. Ikon Barça ini pensiun di tahun 2014 dengan enam gelar LaLiga dan tiga gelar Liga Champions, dan sempat kembali ke klub sebagai asisten direktur untuk Andoni Zubizarreta hingga tahun 2015. Puyol hampir menjabat sebagai Direktur Olahraga Barça di tahun 2019, dan sering diprediksi menjadi bagian administratif klub di masa depan. Ia juga sempat menjadi agen pemain dan duta LaLiga setelah pensiun.

Giovanni van Bronckhorst

Bek kiri pilihan Frank Rijkaard saat itu, ‘Gio’ meninggalkan Camp Nou tahun 2007 untuk kembali ke Feyenoord. Setelah pensiun di tahun 2010, ia mulai menjadi pelatih Feyenoord, dan di tahun 2017, ia membawa tim tersebut menjuarai gelar Eredivisie untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir. Van Bronckhorst sekarang adalah pelatih tim utama liga super Tiongkok, Guangzhou R&F.

Andrés Iniesta



Apalagi yang bisa kita katakan tentang Andrés Iniesta? Gelandang utama dalam karir Messi di LaLiga, mencatatkan 442 penampilan di LaLiga – dan memenangi sembilan gelar LaLiga dan empat gelar Liga Champions – untuk Barcelona sebelum pindah ke liga Jepang bersama Vissel Kobe di tahun 2018. Ia juga mencetak gol kemenangan untuk Spanyol di final Piala Dunia 2010 melawan Belanda. halaman 3 dari 4
Rafael Márquez

Rafael Márquez masih bermain hingga usia 38 tahun, dan pernah berkarir di AS, Italia, dan Meksiko setelah tujuh tahun di Barcelona. Ia mencatatkan penampilan profesional terakhirnya di Piala Dunia 2018, sekaligus memecahkan rekor timnas Meksiko sebagai pemain yang paling banyak tampil di Piala Dunia. Setelah pensiun, ia menjabat sebagai Direktur Olahraga di klub Meksiko, Atlas, klub dimana ia mencatatkan debutnya, dan hengkang dari klub tersebut pada tahun 2019. Sejak saat itu, Márquez menyatakan minatnya dalam dunia kepelatihan.

Deco



Selalu menjadi pilihan utama di lini tengah Barcelona sejak tiba di Camp Nou pada tahun 2004, pemain Portugal kelahiran Brasil ini mencatatkan 113 penampilan bagi Barcelona. Ia lalu hengkang setelah kedatangan Pep Guardiola sebagai pelatih di tahun 2008, dan berkarir di Chelsea sebelum mengakhiri karirnya di Brasil bersama Fluminense. Setelah pensiun, ia menetap di Brasil dan bekerja sebagai agen pemain, dan bahkan memiliki agensinya sendiri.

Ludovic Giuly

Seorang pemain sayap cepat yang tangguh ketika membawa bola, Ludovic Giuly menjadi bagian penting dari trio lini depan Barça bersama Ronaldinho dan Samuel Eto’o di tahun 2000an. Pemain asal Perancis ini pindah ke Roma pada tahun 2007, sebelum mengakhiri karirnya di Prancis. Hubungan eratnya bersama AS Monaco terus berlanjut; setelah bermain dalam waktu yang lama bersama Monaco, ia lalu menjabat sebagai salah satu pejabat klub, dan sekarang menjadi asisten pelatih untuk Tim B Monaco. Ia juga dikenang di klub pertamanya, Monts d’Or Azergues Foot, yang menamakan stadion mereka dengan nama Giuly. halaman 4 dari 4
Samuel Eto'o



Tanpa diragukan, ia adalah salah satu penyerang terbaik di generasinya dan mungkin pemain Afrika terbaik sepanjang masa. Samuel Eto’o mencetak 108 gol dalam 144 penampilan di LaLiga bersama Barcelona. Setelah hengkang dari Camp Nou di tahun 2010, ia lalu bermain untuk Inter Milan, Anzhi Makachkala, dan Chelsea. Ia mengakhiri karirnya dengan hampir 300 gol di berbagai kompetisi liga teratas. Ia saat ini menjadi duta LaLiga, mewakili liga tersebut di seluruh dunia.

Ronaldinho



Salah satu pemain terbaik di abad ke-21, Ronaldinho menggocek dan menggiring bola untuk menarik hati para penggemar sepak bola di seluruh dunia ketika bermain di Barcelona. Ia hengkang dari Camp Nou pada tahun 2008, bersamaan dengan kedatangan Pep Guardiola, dan pindah ke AC Milan – dimana ia menjuarai Scudetto di tahun 2010 – sebelum pindah ke Brasil dan Meksiko. Sempat bermain di laga amal sejak ia pensiun di tahun 2015, Ronaldinho pensiun sebagai satu dari tujuh pemain yang memenangi Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon d’Or. Ronaldinho akhir-akhir ini disorot karena masuk penjara Paraguay setelah memalsukan paspornya.

Pelatih: Frank Rijkaard



Karir kepelatihan Rijkaard cukup aneh. Ia membawa Barça kembali Berjaya setelah performa tak stabil selama beberapa tahun, membawa Barça menjuarai LaLiga dan Liga Champions, dan memberikan Lionel Messi kesempatan bermain. Tapi ia hanya sukses di Camp Nou. Pelatih Belanda ini lalu melatih Galatasaraay dan timnas Arab Saudi, setelah sebelumnya sempat menangani timnas Belanda dan Sparta Rotterdam, tapi hanya sukses di Barcelona. Saat ini, Rijkaard telah pensiun dari dunia sepak bola dan tinggal di Amsterdam.

Sumber:LaLiga






Video Trending



Berita Terkait


1606977001846

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?