Pembajakan Siaran Liga Inggris Bisa Gagalkan Pangeran Arab Saudi Beli Newcastle


  •    Robert
  •    01/05/20 - 13:30
  •    596

Pembajakan Siaran Liga Inggris Bisa Gagalkan Pangeran Arab Saudi Beli Newcastle
Sky Sports

Perpindahan kepemilikan klub Liga Primer, Newcastle United ke tangan Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman bisa gagal karena berbagai macam isu.

Public Investment Fund (PIF) sebuah konsorsium asal Arab Saudi yang dipimpin Pangeran Salman akan membayar senilai 300 juta pounds (Rp 5.7 triliun) kepada pemilik lama Newcastle, Mike Ashley.

Namun beberapa isu seperti pelanggaram HAM dan pembajakan siaran Liga Inggris di Arab Saudi bisa membuat akuisisi terhambat.

Sudah hampir tiga pekan pihak PIF menyerahkan dokumen resmi kepada pihak Liga Primer. Beberapa isu tudingan kepada calon pemilik baru The Magpies membuat pengelola sepakbola papan atas di Inggris itu berpikir ulang.




Beberapa laporan menyebutkan bahwa Qatar melalui pemegang hak siar Liga Inggris di wilayah timur tengah BeIN Sports menyurati Premier League untuk menggagalkan proses takeover tersebut karena Arab Saudi dinilai sebagai negara biangnya pembajakan siaran sepak bola.

Qatar menuduh Arabsat, perusahaan satelit milik pemerintah Arab Saudi selama ini menyediakan platform bagi pembajak siaran sepak bola bernama beoutQ.

Dengan bantuan Arabsat, beoutQ membajak siaran pertandingan-pertandingan yang disiarkan oleh BeIN Sports, termasuk Premier League sendiri. Soal ini, Premier League sebetulnya sudah pernah bersurat dengan pemerintah Arab Saudi supaya aktivitas ilegal tadi dihentikan. halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1592443801268

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?