Setelah Spaso, Kini Giliran Otavio Dutra Puji Keistimewaan Boaz Solossa


  •    Kukuh Wahyudi
  •    05/05/20 - 04:00
  •    3.007

Setelah Spaso, Kini Giliran Otavio Dutra Puji Keistimewaan Boaz Solossa
Boaz Solossa, performanya dipuji Otavio Dutra. (Liga 1)

Sekitar 16 tahun lalu, aksi Boaz Solossa muda mengguncang sepak bola Asia Tenggara. Statusnya masih amatir kala itu, tapi ia sudah menjadi mesin gol untuk timnas di Piala AFF 2004.

Sejak momen di AFF itu hingga saat ini, nama Boaz selalu harum. Kesuksesan bersama Persipura, juara 2005, 2008/09, 2010/11, 2013 plus 2016, dibarengi dengan prestasi individu, yaitu top skor 2008/09 (28 gol), 2010/11 (22), dan 2013 (25).

Tak berhenti sampai di situ, ia pun menjadi pemain terbaik di musim 2009/10, 2010/11, 2013, plus 2016.




Alhasil, ia menjadi pemain panutan bagi pesepak bola Indonesia. Tapi, nyatanya bukan pemain lokal saja yang mengakui kehebatan Boaz, pemain naturalisasi didikan Eropa dan Brazil pun mengakui kehebatan Boaz.

Setelah Ilija Spasojevic yang mengatakan Boaz pantas bermain di Eropa, kini yang terbaru ada Otavio Dutra. Bek Persija itu memasukan nama Boaz sebagai satu dari empat striker yang paling berbahaya di Indonesia.

"Dia bisa striker, sayap, dan playmaker. Dia bisa bermain di tiga posisi. Dia luar biasa," tutur Dutra dalam youtube resmi Persija.

"Boaz Solossa bisa dua tembakan satu gol. Dia pemain luar biasa. Pintar juga. Set-piece luar biasa. Selalu top skor," ujarnya lagi. halaman 2 dari 2






Video Trending



Berita Terkait


1597189801629

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?