Direktur PSPS Sebut Cucu Soemantri Langgar Statuta PSSI


  •    Rizqi Ariandi
  •    06/05/20 - 22:00
  •    592

pssi.org

Nama Cucu Soemantri terus mengundang polemik akhir-akhir ini. Setelah ramai isu dugaan nepotisme yang dilakukan Cucu di PT Liga Indonesia Baru (LIB), kini muncul desakan supaya Cucu menanggalkan salah satu jabatannya.

Cucu yang juga berstatus sebagai Wakil Ketua Umum PSSI diketahui terpilih sebagai Direktur Utama PT LIB. Belakangan diketahui bahwa Cucu juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Kompetisi di PSSI.

Menurut Direktur Utama PSPS Riau, Anto Rahman, Cucu telah melanggar statuta. Anto meminta Cucu fokus hanya di satu jabatan.
"Direktur Utama Liga atau LIB tidak boleh dijabat oleh Ketua Komite Kompetisi. Karena ia akan bertanggung jawab terhadap orang yang sama. Selain itu, juga soal etika organisasi, maka dari itu ia harus memilih," kata Anto Rahman dalam rilis yang diterima Bolalob, Rabu (6/5/2020).




Sebelumnya, beberapa petinggi Asprov PSSI dan klub juga menyayangkan kabar Cucu yang mengangkat putranya, Pradana Aditya Wicaksana sebagai General Manager (GM) PT LIB. Meski Cucu telah membantah kabar tersebut, beberapa klub mendesak dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB.

Selain itu, kegaduhan kembali bertambah terkait dana kontribusi PT LIB kepada klub. PSSI lewat pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi meminta kepada PT LIB untuk membayar secara penuh subsidi yang dijanjikan kepada klub Liga 1 dan Liga 2 tanpa potongan.
''Sebagai operator Liga 1 dan Liga 2, sudah menjadi kewajiban PT LIB melakukan pembayaran subsidi dengan jumlah yang telah disepakati sebelumnya, yaitu masing-masing Rp520 juta, bukan sebesar Rp350 juta untuk Liga 1. Dan untuk Liga 2 masing-masing sebesar Rp250 juta untuk termin pembayaran pertama, bukan Rp100 juta," ujar Yunus Nusi di surat PSSI nomor 1098/UDN/135/V-2020, Selasa 5 Mei.





Video Trending



Berita Terkait


1591324201277

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?