Menpora: Digulirkannya Kembali Ajang Olahraga, Tunggu Arahan Gugus Tugas Covid-19


  •    Rissalah Maulana
  •    10/05/20 - 10:30
  •    384

Bolalob

Sudah dua bulan ajang olahraga di Indonesia ditunda akibat Pandemi Covid-19. Hingga Mei ini, kementerian pemuda dan olahraga juga belum dapat memastikan kapan ajang olahraga di tanah air akan kembali bergulir.

“Saya memberikan informasi kegiatan olahraga yang ada, karena kita tahu kegiatan olahraga (kompetisi) pasti berkumpulnya orang banyak. Sejak 13 Maret yang lalu, saya mengundang para stakeholder baik KONI maupun cabang olahraga dan pelaksana kegiatan kompetisi untuk olahraga profesional, kita rembukkan bagaimana sebaiknya dengan kondisi pandemi ini. Kita harus melakukan apa tentang kegiatan olahraga kita,” kata Menpora Zainudin Amali dalam keterangan resminya.

Pertandingan olahraga di Indonesia masih rawan untuk digulirkan karena bakal mengundang khalayak dan orang banyak yang berkumpul dalam satu tempat. Menpora bahkan menyebut beberapa kompetisi olahraga seperti Liga 1 Sepakbola hingga Proliga.

“Untuk kegiatan olahraga profesional, kita tahu untuk sepak bola itu ada Liga 1, Liga 2. Kita bisa membayangkan ribuan bahkan puluhan ribu penonton yang berdesakan dan itu sangat rawan penularan Covid-19. Kemudian ada kompetisi basket dan voli. Kita semua sepakat, karena semua kegiatan ini menghadirkan orang banyak yang menjadi suporter dan penonton, kita hentikan sementara,” ujar Menpora.
halaman 2 dari 3



Gugus Tugas Covid-19 akan menjadi penentu keputusan Menpora kedepan perihal kembali digulirkannya kompetisi olahraga di Indonesia.

“Kapan akan dimulainya kembali kompetisi profesional ini, kita menunggu pengumuman dari Tim Gugus Tugas. Jika sudah bisa dimulai atau tahapannya seperti apa, kita akan patuhi. Karena kita yakin apa yang sudah direncanakan dan diperhitungkan oleh Tim Gugus Tugas ini pasti sudah melalui perhitungan yang matang,” lanjutnya.

Menpora juga meminta agar pelaku olahraga tak terlena dengan Pandemi dan tetap berlatih untuk menyongsong agenda olahraga yang lebih padat di tahun 2021 nanti.

“Terkait olahraga lain, misalnya setiap minggunya ada car free day, karena kesadaran masyarakat sendiri itu berhenti. Tapi itu jangan mengurangi keinginan kita untuk berolahraga. Lalu, kami juga memantau pelatihan yang ada seperti pelatnas. Itu dilakukan secara mandiri (latihannya). Beberapa kegiatan olahraga terpaksa dimundurkan ke tahun 2021 seperti PON Papua, lalu diluar negeri ada Olimpiade juga bergeser ke 2021,” pungkasnya. halaman 3 dari 3


City of Football PSS Sleman #1 | Kota yang Dikenang dan yang Mengenang






Video Trending



Berita Terkait


1591356001958

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?