Terungkap, Gaji Tertinggi di Musim Kedua Liga Indonesia Hanya Rp2 Juta


  •    Kukuh Wahyudi
  •    12/05/20 - 15:30
  •    3068

Yeyen Tumena. (Bolalob/Adil Pradipta)

Meski tak sebesar di Thailand, kontrak pemain di Liga Indonesia sudah lumayan tinggi saat ini. Angka ratusan juta sudah menjadi standar minimal hingga tertinggi bisa mencapai miliaran.

Namun bagaimana kontrak pemain di awal-awal Liga Indonesia? Yeyen Tumena, jebolan Primavera yang sempat menjadi asisten pelatih timnas itu membocorkannya saat live instagram bersama Tio Nugroho.

Ia mengungkapkan kondisi saat itu Liga Indonesia memasuki musim keduanya, 1995/96. Menurutnya, gaji yang ia terima saat mengawali berseragam PSM kala itu terbilang besar.




Padahal, musim tersebut adalah kesempatan pertamanya dalam memulai jenjang profesional. Yeyen masih berusia 19 tahun dan baru menyelesaikan program Primavera (1991-1993) dan pendidikannya di Diklat Ragunan.

"Karena waktu itu gaji tertinggi pemain Indonesia yang lokal Rp1 juta (per bulan). Saya sudah digaji dengan nilai dua kali lipatnya," tutur Yeyen.

Bila dibandinkan, besaran gaji pesepak bola di Indonesia saat ini berbeda jauh karena memang sudah beda zaman. Kini sudah mencapai puluhan hingga ratusan juta setiap bulannya (tergantung besaran kontrak semusim).

"Waktu itu ada transfer termahal dengan nama Ansyari Lubis dengan nilai Rp25 juta. Saat itu kontrak saya dua kali lipatnya itu," kata pemain yang sukses meraih juara Liga Indonesia 2000 bersama PSM itu. halaman 2 dari 2





Video Trending



Berita Terkait


1588239001356

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?