5 Transfer Termahal di Liga Indonesia, Sergio van Dijk Masih Pegang Rekor


  •    Robert
  •    13/05/20 - 19:00
  •    4188

Bolalob

Sangat jarang memang klub-klub Indonesia menggelontorkan dana transfer untuk membawa pemain baru di bursa transfer. Jika ada nilai transfer, uang yang disetorkan pun tak akan dirilis ke khalayak umum.




Hal itu nampak belum familiar di sepak bola Indonesia, yang masih mengandalkan pemain bebas transfer atau tanpa klub. Selain itu para pemain hanya diberikan kontrak jangka pendek atau per-musim saja.

Namun dalam sejarah Liga Indonesia ternyata ada enam transfer tertinggi yang tercatat dari laman Transfermarkt. Berikut daftarnya:

6. Delvin Rumbino (Barito Putera)



Barito Putera harus mengeluarkan uang hingga Rp 225 juta untuk membawa pemain berusia 24 tahun ini dari Persela Lamongan di awal musim 2020. Ia pun mendapatkan kontrak hingga Desember 2021 mendatang di Barito.

5. Hambali Tholib (Persebaya Surabaya)



Kembali Persela menjadi tim yang meraup untung saat melepas pemain mereka di awal musim 2020 ini. Setelah Delvin ke Barito, mereka juga melepas Hambali ke Persebaya dengan nilai transfer mencapai Rp 273 juta.

Pasalnya kontrak Hambali di Persela masih tersisa hingga tahun 2020 ini, untuk itu Persebaya harus membayar biaya transfer. Pada tahun lalu ia sempat menjalani trial di klub Kroasia, NK Lokomotiva Zagreb. halaman 2 dari 4
4. Tarik El Janaby (Arema FC)



Pemain asal Maroko ini dibawa oleh Arema dari klub Malaysia Pahang FA dengan banderol Rp 1,3 miliar pada tahun 2008 lalu.

Di Liga Indonesia 2007-08 Arema dibawanya ke Babak 8 Besar. Sayang peruntungan Arema berhenti sampai disini, Arema gagal melaju ke Babak Semifinal Divisi Utama akibat kisruh perhelatan Babak 8 Besar di Kediri silam.

3. Thiago Amaral (Persipura Jayapura)



Pemain depan asal Brasil ini tampil memukau di awal musim Liga 1, sebelum terhenti karena pandemi virus corona.

Amaral dibawa Persipura dari klub Lebanon, Bourj dengan nilai 300 ribu euro (Rp 4.8 miliar). Indonesia bukan tempat baru baginya, Amaral pernah berseragam Barito Putera pada tahun 2016 lalu di Indonesia Soccer Championship (ISC). Dari 12 partai, 1 gol berhasil dia lesakkan.

Sebelum ke Barito Putera, Amaral juga sempat menjalani trial dengan Persija. Akan tetapi, ia kalah bersaing dengan Rafael Tardini (Brasil), Silvio Escobar (Paraguay), Thales Magalhaes (Brasil), dan Coulibaly Djibril (Mali). Amaral pun akhirnya tak direkrut pelatih Persija ketika itu. halaman 3 dari 4
2. Stefano Lilipaly (Bali United)



Bali United tak salah dalam membawa pulang Lilipaly ke Indonesia pada tahun 2018 lalu dari SC Cambuur. Gelar juara Liga 1 sukses didapat Lilipaly bersama Bali United pada musim 2019 lalu.

Di tahun 2018 Bali United harus membayar transfer senilai hampir Rp 6 miliar dari klub asal Belanda itu. Dari total 69 pertandingan di kancah Liga 1, Lilipaly sukses mencetak 22 gol dan 14 assist untuk Bali United.

1. Sergio van Dijk (Persib Bandung)



Tahun 2013 lalu Persib harus menggelontorkan dana senilai 400 ribu euro (Rp 6.4 miliar) untuk membawa Van Dijk dari Adelaide United. Ia sukses mencetak 21 gol di kancah ISL kala itu dan membawa Maung Bandung finis di urutan keempat klasemen akhir.

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini bergabung kembali ke Persib di tahun 2016 dengan status bebas transfer. halaman 4 dari 4
Terakhir diubah:  14/05/20 - 19:46





Video Trending



Berita Terkait


1582296002293

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?