5 Fakta Menarik Pascal Struijk, Pemain Leeds United Keturunan Indonesia


  •    Robert
  •    14/05/20 - 21:30
  •    1.821

5 Fakta Menarik Pascal Struijk, Pemain Leeds United Keturunan Indonesia
Leeds United

Nama Pascal Struijk tiba-tiba ramai dibicarakan di lini masa, usai mengaku memiliki darah keturunan Indonesia.

Bek Leeds United itu diketahui memiliki darah keturunan Indonesia dari kakek dan nenek dari sisi keluarga ayahnya.

Berikut fakta menarik tentang Struijk:

1. Lahir di Belgia



Struijk lahir di Deurne, Belgia pada 11 Agustus 1999. Ia memulai karir di Akademi Sepakbola lokal yaitu di SEV Leidschendam. Sebelum akhirnya direkrut ke tim ADO Den Haag U-17 pada tahun 2014. Posisinya adalah seorang bek tengah. halaman 2 dari 5
2. Jebolan Akademi Ajax



Setelah dua tahun di ADO Den Haag, Struijk mendapatkan kontrak dua tahun bersama Ajax. Namun di Ajax ia hanya tampil di level junior U-19 dan tak masuk ke tim utama.

Pada akhirnya ia bergabung dengan Leeds pada tahun 2018 lalu dan mendapat kontrak selama tiga tahun. Ia lebih banyak menjalani laga bersama tim Leeds U-23.

Keterlibatan pertamanya dengan tim utama Leeds terjadi pada 13 Maret 2018, ketika ia ditunjuk di bangku cadangan melawan Aston Villa dalam kekalahan 1-0. halaman 3 dari 5
3. Kepercayaan Bielsa



Strujik berada di bangku cadangan setelah namanya dimasukan oleh pelatih Lees, Marcelo Bielsa untuk dua leg babak semifinal playoff Championship melawan Derby County. Leeds kalah agregat 4-3 dalam laga itu.

Pada tanggal 10 Desember 2019, Struijk melakukan debutnya untuk Leeds United, masuk sebagai pengganti di menit ke-91 untuk Hélder Costa dalam kemenangan 2-0 di kandang Hull City. halaman 4 dari 5
4. Bisa Bela Tiga Negara



Struijk pernah membela Timnas Belanda U-17 dua kali pada tahun 2016 lalu pada pertandingan persahabatan melawan Portugal U-17. Namanya juga dibawa pada kejuaraan Euro U-19 2016 dengan 1 caps saat menghadapi Spanyol U-19.

Karena lahir di Belgia, dirinya pun bisa mewakili negara itu di tim nasional. Begitu juga dengan Indonesia, dimana ia memiliki darah keturunan dari sang kakek-nenek.

"Saya senang jika bisa menerima telepon dari Roberto Martinez, pelatih Timnas Belgia. Namun, saya lebih senang bermain untuk Belanda," ujar Struijk.

"Sampai U-17, saya secara teratur dipanggil skuat Belanda. Namun itu terhenti setelah saya di bangku cadangan Ajax Amsterdam. Jika mereka (Belanda) tidak senang, saya bisa mencoba Belgia bila diberi kesempatan," kata Struijk.
halaman 5 dari 5
5. Permainannya Mirip Van Dijk



Dengan postur tubuh menjulang 190 cm, Struijk sendiri kerap dibandingkan dengan Virgil van Dijk. ia pun merasa gaya permainannya mirip dengan bintang Liverpool itu.

"Dalam hal gaya permainan, saya lebih mirip seperti Virgil van Dijk yang mamu tenang dalam menahan bola dan kuat di udara," kata Pascal Struijk.

"Tetapi saya sadar bila setiap bek Belanda yang besar dan kuat pasti akan selalu disandingkan dengan Virgil van Dijk."

"Dia adalah bos buat saya. Tak perlu diragukan lagi, ia bek terbaik di dunia saat ini, akan sangat baik bila saya mengikuti langkahnya," tambahnya.






Video Trending



Berita Terkait


1596848402658

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?