Dari Atep Hingga Mantan Pemain Timnas, 10 Pemain Yang Terlalu Bagus Main di Liga 2


  •    Robert
  •    20/05/20 - 19:00
  •    16148

Bolalob

Kompetisi kasta kedua sepakbola Indonesia atau Liga 2 tak kalah serunya dengan Liga 1 di setiap musim. Banyak pemain muda berbakat yang tampil di level ini, tak sedikit juga dengan nama-nama besar yang memutuskan turun di Liga 2.

Liga 2 musim ini ada sebanyak 24 tim yang dibagi dalam dua wilayah berebut tiga tiket promosi ke Liga 1. Walau baru memainkan satu laga dan ditunda karena pandemi virus corona, Liga 2 musim ini menjanjikan persaingan ketat hingga akhir musim.

Kami merangkum beberapa nama yang masih layak bermain di Liga 1 atau terlalu bagus untuk Liga 2. Berikut daftarnya:

1. Atep Rizal (PSKC Cimahi)



Mantan pemain Persib Bandung dan Persija Jakarta. Musim lalu sebenarnya Atep sudah bermain di Liga 2 bersama Mitra Kukar, usai dilepas oleh Persib yang ia bawa juara ISL tahun 2014 itu. Atep salah satu pemain yang loyal berskotum biru Persib, yakni selama 10 tahun.

2. M Nur Iskandar (Semen Padang)



Sudah berusia 33 tahun namun Nur Iskandar masih tampil di kancah sepakbola Indonesia. Ia memiliki pengalaman segudang di liga teratas. Beberapa klub besar pernah ia bela, sebut saja Sriwijaya FC, Semen Padang, Persija Jakarta dan musim lalu Bhayangkara FC. Ini menjadi kali ketiga Nur Iskandar kembali ke klub lamanya Kabau Sirah. halaman 2 dari 4
3. Beny Wahyudi (PSIM Yogyakarta)



Mantan bek Timnas Indonesia di Piala AFF 2016, namanya bersinar sejak bermain untuk Arema FC. Setelah empat tahun (2013-17) di bumi Arema, Benny selalu berpindah-pindah klub tak lenbih dari semusim. Mulai dari Madura United, PSM Makassar dan musim ini di PSIM Yogyakarta.

4. Yongki Ariwibowo (Badak Lampung FC)



Mantan striker Timnas Indonesia ini kembali membela klub Sumatera, yakni Badak Lampung FC untuk musim ini. Pada musim 2019 lalu ia bermain Sriwijaya FC dan tahun 2018 membela dua klub yakni Aceh United dan Perserang Serangm juga di Liga 2.

5. Asri Akbar (Persijap Jepara)



Musim lalu peran Asri Akbar di lini tengah Persita Tangerang cukup konsisten yang membawa mereka promosi ke Liga 1. Namun kontraknya tak diperpanjang dan ia menerima tawaran dari Persijap. Tahun 2018 lalu menjadi bagian dari skuat juara Liga 1 bersama Persija Jakarta.

6. Juan Revi (PS Hizbul Wathan)



Musim lalu mantan pemain Arema ini sukses membawa Persik Kediri lolos ke Liga 1 usai juara Liga 2. Namun kontraknya tak diperpanjang oleh manajemen Persik. Pada musim 2009-10 ia sukses membawa Arema meraih gelar juara Indonesia Super League. halaman 3 dari 4
7. Yogi Rahadian (Muba BaBel United)



Salah satu pemain muda berbakat dan jebolah program SAD Indonesia di Uruguay, Yogi baru berusia 24 tahun saat ini. Musim lalu ia juga sudah bermain di Liga 2 bersama Badak Lampung, setelah hanya menjadi pemain pelapis di Persija Jakarta.

8. Vendry Mofu (Semen Padang)



Permainannya menurun sejak bermain untuk Bhayangkara FC di tahun 2018-19. Sejak tahun lalu ia berseragam Semen Padang dan ini menjadi kali ketiga ia bergabung dengan Kabu Sirah. Mantan pemain Timnas Indonesia ini pernah meraih gelar juara IPL bersama Semen Padang di tahun 2011-12.

9. Yohanis Nabar (PSMS Medan)



Musim lalu hampir membawa Sriwijaya FC promosi ke Liga 1, sebelum dikalahkan oleh Persita. Winger cepat asal Papua ini memilik tawaran PSMS Medan pada musim ini. Ia pernah bermain empat musim di Laskar Wong Kito (2013-17).

10. Engelbert Sani (Persis Solo)



Selama tiga musim di Madura United hanya menjadi pelapis pemain asing. Ia pernah masuk skuat Tim nasional sepak bola Indonesia U-23 di SEA Games 2009. Ia juga ikut skuat Tim nasional sepak bola U-21 Indonesia di Pra-Olimpiade Musim Panas 2012. halaman 4 dari 4
Terakhir diubah:  22/05/20 - 09:06





Video Trending



Berita Terkait


1590811201276

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?